Foto: Ist

Kalbe Farma Siapkan Capex Rp1,5 Triliun Sepanjang 2019

09 Februari 2019

Moneter.id - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) lebih dari Rp 1,5 triliun sepanjang 2019. Anggaran tersebut akan digunakan perseroan untuk mendanai ekspansi bisnis.

“Anggaran terbesar akan digunakan untuk membangun dua pabrik baru di Cikarang dan Pulogadung dengan total mencapai Rp 1 triliun,” kata Presiden Direktur KLBF, Vidjongtius, Kamis (07/2).

Menurutnya, kedua pabrik tersebut nantinya akan memproduksi obat bebas dari PT Bintang Toedjoe & Saka Farma yang sebagian besar sahamnya dikuasai KLBF.

“Pembangunan pabrik sedang berjalan, selesai tahun depan dan sekarang lagi konstruksi. Untuk komersialnya tahun depan, mungkin tahun ini (capex) separuh dulu," ujarnya.

Selain itu, lanjut Vidjongtius, untuk pengembangan pabrik bahan baku obat dan produk biologi sebesar Rp 500 miliar. Di mana, pengembangan tersebut rencananya mulai bisa dikomersilkan akhir tahun ini dengan menggandeng mitra dari Korea Selatan (Korsel) yang berkontribusi sekitar 40%.

"Ini obat biologi untuk peningkatan sel darah merah, atau reitropoietin (EPO). Ini produk biologi pertama kita. Kita juga siapkan beberapa calon produk lainnya, tapi kita masih bicarakan bahan bakunya," jelas Vidjongtius.

Untuk mengembangkan teknologi produk baru, KLBF juga menjajaki kerja sama dengan beberapa neara seperti Korea, China, Jepang, India dan juga Eropa. Di mana, kerja sama yang didorong cenderung dari sisi pemberdayaan transfer knowledge.

Selanjutnya, capex juga akan dimanfaatkan untuk membangun pabrik injeksi di Pulau Gadung dengan nilai Rp 300 miliar. Harapannya, pabrik tersebut bisa berproduksi secara komersial di tahun ini.

KLBF juga menyediakan capex 2019, untuk mendanai penambahan kapasitas pabrik infus sebanyak Rp 200 hingga Rp 250 miliar di Bekasi. Lalu,  rencana pembukaan cabang distribusi baru di luar Pulau Jawa, dengan nilai berkisar Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar.




TERKINI