Apotek Kimia Farma

Kimia Farma Kantongi Penjualan Bersih Rp 7,45 triliun Periode 2018

08 Maret 2019

Moneter.id - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil membukukan penjualan bersih sebesar Rp 7,45 triliun sepanjang tahun 2018 lalu. Penjualan tersebut naik sebesar 21,53% dibandingkan dengan 2017 lalu yang sebesar Rp 6,13 triliun.

“Angka tersebut juga diperoleh setelah dikurangi potongan penjualan (diskon) sebesar Rp 182,12 miliar naik 42,47% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu Rp 127,83 miliar,” tulis perseroan belum lama ini.

Adapun porsi pendapatan terbesar KAEF, disokong oleh lini produk Ethical sebesar 39%. Pensentase ini menurun jika dibandingkan dengan tahun 2017 lalu dimana porsi Ethical mencapai 51%. Kemudian disusul lini OTC sebesar 22,44%, Generic 20,13%, Raw Material 3,37% dan others 14,64%.

Alhasil dari kinerja pendapatan tersebut, KAEF berhasil mencetak laba bersih atau laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp 415,90 miliar tumbuh 27,27% dari realisasi laba bersih tahun 2017 sebesar Rp 326,79 miliar.

Sementara untuk aset, hingga akhir tahun 2018 KAEF memiliki total aset sebesar Rp 9,46 triliun naik signifikan sebesar 55,18% dari total aset KAEF pada tahun 2017 lalu sebesar Rp 6,09 triliun.

Hal tersebut juga terjadi pada total liabilitas KAEF yang melonjak naik menjadi Rp 6,10 triliun dari tahun sebelumnya hanya sebesar Rp 3,52 triliun.

Sebagai informasi, tahun ini perseroan menargetkan pertumbuhan penjulan sebesar 13%-15%. Maka guna untuk memenuhi target tersebut, perseroan berencana menambah 100 outlet baru.

Sebelumnya, Direktur Keuangan Kimia Farma, IG Ngurah Suharta Wijaya mengatakan, perseroan telah merealisasikan penambahan 200 gerai ritel farmasi dan apotek baru pada tahun 2018.

Pada tahun ini, katanya, perseroan berharap dapat menambah 100 outlet baru dengan alokasi dana sebesar Rp250 miliar hingga Rp300 miliar. “Penambahan sepanjang tahun ini memang tidak sebanyak tahun lalu,” ujarnya. 


TERKINI