Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 di Ruang Serba Guna, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (10/04).

PSN Bantu Pemerintah dalam Peluncuran Satelit Nusantara

11 April 2019

Moneter.id - General Manager of Marketing PT Pasifik Satelit Nusantara (PSN) Meidiyanto Andwiputro menyatakan bahwa untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur komunikasi di Indonesia tidak mungkin diselesaikan dengan satu media, utamanya karena kondisi geografis Indonesia, maka kehadiran satelit sangat dibutuhkan.

“Satelit dinilai menjadi hal yang sangat dibutuhkan untuk jangkau daerah-daerah yang memang sangat sulit dijangkau kabel atau fiber optik. Demi mewujudkan merdeka sinyal itulah, PSN hadir dan berkontribusi membantu pemerintah lewat peluncuran Satelit Nusantara,” katanya dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat (FMB) 9 bertajuk "Menuju Indonesia Merdeka Sinyal" di Ruang Serba Guna, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu (10/04).

Turut hadir sebagai narasumber dalam FMB 9 kali ini antara lain Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Anang Latif, Direktur Industri Elektronika dan Telematika Ditjen ILMATE Kementerian Perindustrian Janu Suryanto, dan Kepala Dinas Kominfo Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Aba Maulaka.

Lebih jauh, lanjut Meidiyanto, PSN berperan meluncurkan satelit untuk berkontribusi membantu pemerntah mewujudkan merdeka sinyal.

Seperti diketahui, Satelit Nusantara Satu secara resmi diluncurkan secara langsung dari Stasiun Angkatan Udara Cape Caneveral, Florida, Amerika Serikat, Jumat (22/2/2019) atau pada hari Kamis sekitar pukul 8.45 waktu setempat.

Satelit Nusantara 1 dibawa oleh roket SpaceX Falcon 9 yang lepas landas ke angkasa dari Cape Canaveral Florida, Amerika Serikat, ke orbit bumi. Dengan satelit yang akan beroperas mulai April 2019, layanan internet akan secara bertahap menjangkau seluruh kepulauan Indonesia.

“Satelit ini sebagai upaya dalam mengurangi kesenjangan jaringan komunikasi internet cepat di Tanah Air. Kebutuhan internet atau broadband memang sangat tinggi, kami memperkirakan ada 25 ribu desa yang tidak memiliki koneksi komunikasi internet memadai. Jadi, target kami untuk membantu mencakup mereka,” kata Meidiyanto.

Satelit Nusantara Satu itu disewa Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), sesuai target BAKTI untuk memberikan fasilitas dan kebutuhan internet di wilayah yang tidak terjangkau kabel serat optik. BAKTI akan menggunakan layanan satelit PSN ini selama lima tahun ke depan sambil menunggu diselesaikannya Satelit Multifungsi Pemerintah yang ditargetkan selesai pada tahun 2023.

Yang terkini, Meidiyanto menjelaskan, PSN sudah membantu bakti untuk menciptakan akses internet di 161 lokasi, terdiri dari sekolah-sekolah, kantor-kantor desa, puskesmas, BLK, dan kantor-kantor dinas.

“UNBK sejumlah sekolah di daerah yang selama ini sulit terjangkau sinyal, sekarang sudah bisa terlaksana,” tuturnya.

Selain membantu pemerintah, Meidiyanto membeberkan, PSN juga membuat produk yang bisa bantu penggelaran internet, yakni melalui Sinyalku. Itu merupakan inisitaif swasta yang ditujukan untuk menyasar lapisan masyarakat dengan hanya Rp3500 di 2.000 lokasi di seluruh desa di Indonesia.

“PSN juga berencana meluncurkan Nusantara 2 bekerja sama dengan Indosat yang diluncurkan pada April 2020 dan Nusantara 3 pada di 2022. Intinya, PSN mendukung infrastruktur satelit di Indonesia yang dibutuhkan masyarakat Indonesia,” pungkasnya. 


TERKINI