Foto: Ist

Bank Mandiri Siapkan Rp2,4 Triliun untuk Investasi Bidang IT

15 Mei 2019

Moneter.id - Bank Mandiri (BMRI) berencana mengalokasikan Rp2,4 triliun untuk investasi dalam bidang teknologi informasi (IT).

Direktur Teknologi Informasi dan Operasi Bank Mandiri Rico Usthavia Frans menjelaskan bahwa sekitar Rp500-600 miliar dari total rencana anggaran tersebut akan difokuskan pada digital banking, khususnya untuk retail, sedangkan sisanya untuk infrastruktur, perbaikan layanan dan sebagainya.

"Jadi kami ini benar-benar mengarah kepada digital banking secara serius," katanya beberapa hari lalu.

Rico menambahkan bahwa sebetulnya transaksi di dunia perbankan 35 persennya sudah transaksi yang bersifat digital, seperti mobile banking dan e-commerce.

"Fenomena semacam ini ke depannya harus kita sikapi secara baik, agar kita sebagai petahana dari industri finansial bisa menghadapi disrupsi digital tersebut dengan lebih baik lagi," ujarnya.

Bank Mandiri sendiri, lanjut Rico, terus berinovasi untuk menghasilkan layanan-layanan yang mengarah ke digital tersebut.

SVP IT Strategy & Architecture Bank Mandiri Johannes Kolibonso mengatakan bahwa komposisi yang cukup besar dari total rencana anggaran Rp2,4 triliun itu akan diarahkan untuk perbaikan infrastruktur, peremajaan atau peningkatan server.

"Komposisi yang cukup besar untuk perbaikan infrastruktur, baik dari sisi jaringan (network) atau server-server kita yang membutuhkan peremajaan dan peningkatakan kapasitas," katanya.

Selain berencana menganggarkan dana Rp2,4 triliun untuk investasi IT, Mandiri juga akan merekrut talenta-talenta IT berpengalaman melalui kompetisi hackathon. “Para juara-juara dari kompetisi tersebut akan mendapatkan tiket emas (golden ticket) yang bisa langsung masuk (bekerja) ke Bank Mandiri,” tutupnya.


TERKINI