Foto: Ist

BTN Bidik Saham Mayoritas PNMIM Hingga 85 Persen

20 Mei 2019

Moneter.id - PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mengungkapkan memiliki rencana untuk menjadi pemilik saham mayoritas hingga 85% dari total kepemilikan perusahaan manajemen investasi PT Permodalan Nasional Madani Investment Management (PNMIM).

"Kami akan lebih fokus pada hal-hal yang secara bisnis akan menambah pertumbuhan kinerja perseroan. Termasuk dalam hal ini aksi korporasi BTN untuk mengambil alih mayoritas saham PNMIM," kata Direktur Utama BTN Maryono di Jakarta, akhir pekan lalu.

Aksi anorgank ini sudah didahului dengan Perjanjian Pembelian Saham Bersyarat (Conditional Shares Purchase Agreement/CSPA)"pada April 2019 lalu untuk pembelian 30 persen saham. Pembelian 30% saham itu sedang diajukan oleh BTN kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk disetujui.

"Kami harapkan OJK dapat memberikan persetujuannya pada Juni 2019 sehingga kami bisa melanjutkan tahapan selanjutnya untuk menambah kepemilikan saham hingga sekitar 85%," ujar Maryono.

Maryono mengklaim aksi korporasi Bank BTN mengambil alih saham PNMIM mendapatkan sambutan yang baik dari para pemegang saham dalam RUPS-T Jumat ini.

Sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) 2019-2021, perseroan berencana memiliki anak usaha di bidang manajemen investasi untuk meraup pendapatan non bunga dan persiapan pengelolaan dana pengelolaan dana tabungan perumahan.

"Sampai (kepemilikan saham) 85% mungkin mekanismenya sedang kita diskusikan, apakah lewat pembelian langsung PNM atau PNMIM right issue (menerbitkan saham baru)," kata Maryono.

Sementara, Direktur Strategi, Finansial dan Treasuri BTN Nixon L.P Napitupulu merinci jika pembelian 30% saham PNMIM disetujui OJK pada pertengahan tahun ini, BTN akan memulai proses pembelian saham tambahan sebesar 30% pada akhir 2019. Nilai pembelian 30% saham tahap kedua itu masih menunggu valuasi terhadap PNMIM.

"Sedangkan sisanya untuk menjadi 85% pada 2020. Kita masih mengkaji apakah melalui pembelian langsung PNM atau PNMIM right issue ," ujar Nixon.

Sekedar infomasi, PNMIM merupakan anak usaha dari BUMN PT Permodalan Nasional Madani (Persero). Di tahap awal pada pertengahan tahun ini, BTN sudah mengajukan untuk mencaplok 30% terlebih dahulu saham PNMIM dengan total nilai Rp114,3 miliar.


TERKINI