Logo PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

Uriep Budhi Prasetyo Jabat Direktur Utama KSEI untuk Masa Kerja 2019-2022

29 Mei 2019

Moneter.id - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) memutuskan untuk mengangkat Uriep Budhi Prasetyo sebagai direktur utama baru perseroan untuk masa kerja 2019-2022 menggantikan Friderica Widyasari Dewi yang telah berakhir masa jabatannya.

Uriep sebelumnya menjabat direktur pengawasan transaksi dan kepatuhan PT BursaEfek Indonesia pada periode 2009 - 2015 dan Komisaris KSEI periode 2006 - 2009.

Selain itu, KSEI juga mengangkat Syafruddin dan Supranoto Prajogo sebagai direktur I dan direktur II.

“Dalam waktu dekat salah satu rencana strategis yaitu pengembangan e-Proxy dan e-Voting untuk memudahkan investor selaku pemegang saham dalam memberikan kuasa pada RUPS melalui sarana elektronik,” kata Uriep dalam keterangan resminya, Selasa (28/05/2019).

Ia menjelaskan, platform ini akan memberikan kemudahan komunikasi antara Emiten, BAE, KSEI, Perusahaan Efek, Bank Kustodian, dan Pemegang Saham secara straight through processing karena menggunakan standard messaging dalam satu platform yang terintegrasi.

Selain itu, kata Uriep, untuk rencana strategis lainnya meliputi full central bank money, yaitu bank pembayaran yang bekerjasama dengan KSEI mulai periode 2019 - 2024 akan menggunakan infrastruktur Bank Indonesia (BI-RTGS) untuk mendukung penyelesaian transaksi efek di KSEI.

“Nantinya, seluruh penyelesaian dana oleh Bank Kustodian dan perusahaan efek baik Surat Berharga Negara (SBN) maupun non Surat Berharga Negara akan menggunakan BI-RTGS,” paparnya.

Hal ini dilakukan untuk memenuhi rekomendasi International Organization of Securities Commissions (IOSCO) Principle 9 - Principles for Financial Market Infrastructures (PFMI) mengenai Money Settlements.


TERKINI