Foto: Ist

Empat BUMN Indonesia Masuk Daftar 2.000 Perusahaan Publik Global Terbesar di Dunia 2019 versi Forbes

14 Juni 2019

Moneter.id - Majalah ekonomi Forbes merilis daftar 2.000 perusahaan publik global terbesar di dunia pada 2019. Perusahaan-perusahaan yang dipilih tersebar di 61 negara, dengan kriteria perusahaan publik global terbesar yang mengacu pada ukuran kapitalisasi pasar, penjualan atau pendapatan, laba, dan aset di 2018.

Didalam 2.000 yang dirilis Forbes terdapat empat badan usaha milik negara (BUMN) yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

"Empat perusahaan BUMN masuk dalam daftar perusahaan publik terbesar di dunia versi majalah Forbes. Peringkat Forbes ini menunjukkan bahwa BUMN Indonesia memiliki daya saing yang kuat dengan perusahaan top global lainnya," kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Jakarta, Kamis (13/06).

Rini menjelaskan, pengakuan sekaligus apresiasi dunia internasional terhadap kinerja BUMN tersebut merupakan salah satu bukti keseriusan BUMN untuk selalu mewujudkan visi jangka panjang sebagai penyedia layanan dan memiliki kinerja yang terbaik.

BRI berada diperingkat 363. Bank terbesar di Indonesia ini tercatat memiliki kapitalisasi pasar (market cap) 38,8 miliar dolar AS. BRI fokus membiayai sektor mikro dan ritel, terutama UMKM. Dengan nilai pendapatan mencapai 9,4 miliar dolar AS, perusahaan memperoleh laba 2,3 miliar dolar AS dan aset 90,2 miliar dolar AS.

Kemudian, Bank Mandiri masuk dalam posisi 481. Selama ini, Bank Mandiri lebih banyak beroperasi di sektor korporasi, komersial, serta bisnis. Bank Mandiri mencatatkan pendapatan 8 miliar dolar AS dengan perolehan laba 1,8 miliar dolar AS dan aset mencapai 83,6 miliar dolar AS. Adapun nilai kapitalisasi pasarnya sebesar 25,9 miliar dolar AS.

Lalu, PT Telkom Indonesia menempati posisi 747. Pendapatan perusahaan mencapai 9,4 miliar dolar AS dengan perolehan laba 1,3 miliar dolar AS dan aset 13,8 miliar dolar AS, sedangkan nilai kapitalisasi pasar 27,2 miliar dolar AS.

Selanjutnya, BNI yang berada pada posisi 835 dengan pendapatan sebesar 4,9 miliar dolar AS, laba 1,1 miliar dolar AS. Adapun asetnya 56,2 miliar dolar AS dengan nilai kapitalisasi pasar 13,1 miliar dolar AS.

“Pencapaian tersebut juga tidak lepas dari kinerja BUMN yang semakin kuat dan kokoh berkat kerja keras dan sinergitas yang dibangun melalui visi BUMN One Nation, One Vision, One Family, to Excellence,” pungkas Rini.


TERKINI