Gedung SMF

SMF: Proses Pencairan Dana Pembiayaan Homestay Tak Mudah

10 Juli 2019

Moneter.id - Direktur Manajemen Resiko dan Operasional PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Trisnadi Yulrisman, mengatakan proses pencairan dana pembiayaan pondok wisata atau homestay di sepuluh destinasi pariwisata prioritas (DPP) tidak mudah dilakukan.

"Namu, itu justru mematangkan produk kami sendiri, artinya kami bisa tahu apa yang kurang, apa yang bisa kami perbaiki, apa yang bisa ditingkatkan," ujar Trisnadi di Jakarta, Rabu (10/7).

Ia berjanji akan terus mengembangkan konsep pemasaran untuk pembiayaan di beberapa destinasi pariwisata prioritas lainnya. Hal ini sejalan dengan misi SMF selain membiayai untuk kebutuhan pembiayaan homestay juga meningkatkan kapasitas pelaku pembiayaannya.

"Pertama soal pengetahuan pinjaman-pinjaman ini harus kami sosialisasikan. Soal persyaratan peminjaman misal status tanahnya legal, kemudian memiliki cash flow yang memadai untuk pembayaran kembali, kemudian tahu prosedurnya, itu kita sosialisasikan," ujar Trisnadi.

Sebelumnya Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama PT SMF telah melakukan penanda tanganan kerja sama mendukung pembiayaan pondok wisata atau homestay di sepuluh destinasi pariwisata.

Dukungan pembiayaan untuk pondok wisata itu salah satunya dengan memberi kucuran pinjaman kredit berbunga ringan hanya sebesar 3% dengan tenor maksimal 20 tahun.


TERKINI