Ilustrasi gedung PLN | Foto: Ist

Komisi VI DPR: PLN Bisa Bangkrut Jika Bayar Kompensasi Blackout

10 Agustus 2019

Moneter.id - Usai padamnya listrik secara total (blackout) pada Minggu (4/8/2019) lalu, banyak tuntutan yang muncul kepada PT PLN terkait dengan ganti rugi dan kompensasi. Meski sebelumnya PLN juga telah menyatakan siap memberikan kompensasi yang nilainya diperkirakan mencapai Rp 865 miliar.

“Kita semua kecewa terkait peristiwa kemarin. Namun, jangan seperti itu, menuntut sangat besar, sampai ratusan triliun rupiah. Jika tuntutannya terkabul, apa tidak menjadi tambah susah semua," kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Inas Nasrullah Zubir, Sabtu (10/8/2019).

Menurutnya, PLN bisa bangkrut untuk membayar tuntutan itu, listrik jadi mati lagi. Jadinya justru menyulitkan semua. “Jika rakyat tetap menuntut dipersilahkan, PLN diyakini pasti memberikan kompensasi sesuai regulasi yang ada,” ujarnya.

Lebih jauh, Inas menyayangkan pernyataan sejumlah pejabat pemerintah yang semestinya bisa lebih lebih bijak lagi dalam menyikapi kondisi yang ada, termasuk dalam menanggapi keluhan pelanggan PLN. Bukan justru seolah mendorong pelanggan yang terdampak blackout untuk melakukan tuntutan hukum.

"Sebagai pejabat publik seharusnya memahami bahwa PLN adalah BUMN, kalau BUMN kolaps kan merugikan semua. Pejabat itu tidak pada tempatnya berbicara begitu. Seharusnya bisa lebih bijaksana,” tutupnya.


TERKINI