Lacika Mobile Application (CIMOL) | Foto: Humas Lapas Lacika

Sempurnakan Pelayanan Pengunjung, Lapas Lacika Akan Luncurkan CIMOL

04 September 2019

Moneter.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cikarang, Bekasi, atau akrab disebut Lacika, siap mengoperasikan aplikasi Lacika Mobile Application (CIMOL) untuk menyempurnakan pelayanan pengunjung berbasis Android. CIMOL adalah aplikasi layanan pengunjung berbasis Android yang akan sangat membantu para pengunjung ketika hendak mengunjungi saudara mereka, warga binaan Lacika.

“Dibantu teman, Insya Allah segera akan kami operasikan CIMOL,” kata Kepala Lapas (Kalapas) Cikarang Kadek Anton Budiharta di Jakarta, Rabu (4/8). 

Pada aplikasi ‘Lapas Cikarang’ yang dengan mudah diunduh dari Play Store itu terdapat beberapa fitur induk, seperti Layanan Lapas Cikarang, Pembinaan, Indeks Kepuasan masyarakat, Profil Lacika, bahkan E-commerce.

Dari induk Layanan Lapas Cikarang tersebut bisa ditelusuri layanan informasi, layanan kunjungan dan layanan pengaduan, yang masing-masing juga memiliki anak-anak fitur lainnya yang lebih detil.

Kadek mencontohkan, pada fitur Layanan Kunjungan, pemakai aplikasi bisa mengetahui jadwal kunjungan, alur kunjungan (SOP), barang yang dilarang, formulir pendaftaran, hingga data kunjungan yang (pernah) dilakukannya.   

“Jadi kalau orang tua warga binaan hanya ingin mengetahui kapan anaknya dapat remisi, kapan dapat pembebasan bersyarat (PB), cuti bersyarat (CB) atau bebas, tinggal buka CIMOL saja,” kata Kadek.

Kata Kadek, aplikasi itu juga menyediakan layanan pengaduan, yang di dalamnya juga menjelaskan alur, media serta penampungan aduan. “Untuk menghindari kesia-siaan datang karena perubahan jadwal kunjungan yang mendadak, ada juga notifikasi di aplikasi tersebut,” bebernya.

“Sistem notifikasi ini  yang mengingatkan orang kalau memang ada perubahan jadwal kunjungan yang mendadak sifatnya,” kata Kalapas Kadek.  

Saat ditanya kapan pastinya CIMOL beroperasi, Kadek menyatakan selain ada hal-hal kecil yang harus disempurnakan dan disesuaikan dengan Sistem Database Pemasyarakatan (SDP), ia juga berpikir untuk mendaftarkan hak cipta CIMOL lebih dulu. “Kami akan daftarkan dulu hak ciptanya, biar jalan ke depan lebih mulus,” kata Kadek.

Menurut Kadek, keberadaan CIMOL sejatinya hanya melengkapi berbagai inovasi pelayanan yang telah diterapkan di Lapas Cikarang.

Sebelumnya, untuk meningkatkan pelayanan, terutama membuka selebar-lebarnya pintu pengaduan, Lacika telah menerapkan sistem kotak pengaduan, membangun konter pengaduan di blok, membangun pondok layanan di area warga binaan, sampai membuka rang-ruang pengaduan di ranah maya, yakni di Facebook dan Instagram Lacika. “Lacika sangat aktif di dua media sosial tersebut,” papar Kadek.

“Kami selalu mendapatkan feedback yang bagus dalam bentuk, kritik, saran, atau pun keluhan. Semua itu selalu memantik ide baru untuk inovasi kami di bidang pelayanan,” kata dia.

Selain itu, guna menjamin terjalinnya komunikasi antara warga binaan dengan keluarga mereka di rumah, Lacika juga membangun jaringan video call yang mereka namai LAV-Call (Lacika video call). Di kubikel inilah para warga binaan melakukan video call dengan keluarga mereka di rumah.

Dengan perhatian besar yang ditunjukkan dengan semua inovasi tersebut, tak heran bila Lacika tergolong lapas yang paling sering menyabet penghargaan.  Selama 2019 saja lapas tersebut meraih juara pertama lomba kebersihan dan kerapian Lapas tingkat nasional, juara pertama kategori produk cluster aneka, juara lomba souvenir kategori teramah lingkungan dan penghargaan atas partisipasi Orkes Keroncong Lacika pada acara pembukaan Pameran Produk Unggulan Narapidana 2019 yang dibuka Wakil Presiden RI, Yusuf Kalla.

Semua inovasi pelayanan Lacika tersebut sejalan dengan program revitalisasi pemasyarakatan yang gencar dikomandoi Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami.

Dalam berbagai kesempatan, Dirjen Utami senantiasa berpesan kepada jajarannya untuk memprioritaskan pelayanan di lembaga pemasyarakatan. Ditjenpas bahkan menjadikan tagline ‘Membangun Pemasyarakatan Bersih dan Melayani’ sebagai acuan bekerja di jajarannya.

“Kita harus terus berbenah menjadi lebih baik dan lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan sebagai lapas," kata Dirjen Utami beberapa waktu lalu.

 

 


TERKINI