Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo | Foto: Ist

Gubernur BI: Ada Enam Langkah Strategis Terkait Penguatan Industri Manufaktur

06 September 2019

Moneter.id - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan ada enam langkah strategis terkait penguatan industri manufaktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif.

“Pertama, upaya meningkatkan efisiensi logistik melalui pembangunan infrastruktur, seperti Pelabuhan Patimban dan pendukungnya,” ucapnya di Jakarta, Rabu (4/8.)

Kedua, kata Perry, harus mendukung peningkatan iklim investasi melalui sistem perizinan dengan implementasi OSS versi 1.1, serta mendukung harmonisasi regulasi dan program kebijakan untuk meningkatkan produktivitas industri, antara lain melalui penerbitan ketentuan pelaksanaan super deductible tax dan penerbitan penyempurnaan ketentuan pendukung Kendaraan Ramah Lingkungan.

Kemudian ketiga, kelancaran sistem pembiayaan melalui perluasan kerja sama Local Currency Settlement untuk perdagangan internasional dengan dua negara mitra,  perluasan kerja sama Local Currency Settlement untuk investasi (Malaysia, Thailand), serta pengembangan sistem pembayaran melalui perluasan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) dan peluncuran Quick Response (QR) Code Indonesian Standard (QRIS).

Keempat, mendorong pembiayaan melalui pembiayaan yang berwawasan lingkungan (green financing) melalui pelonggaran loan to value (LTV) dan uang muka. Kelima, pelebaran Rasio Intermediasai Makroprudensial (RIM) dan perluasan cakupan komponen sumber funding.

Keenam, mendukung promosi perdagangan dan invesatasi industri manufaktur melalui fasilitasi negosiasi untuk menjadi pemasok brand global, percepatan ratifikasi Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA) dan negosiasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Pemanfaatan Indonesia-Chile Comprehensive Economic Partnership Agreement (IC-CEPA). Penyelenggaraan West Java Investment Summit. Dan pameran, misi dagang, serta business matching, antara lain Trade Expo Indonesia di Jakarta.


TERKINI