Logo PT Acset Indonusa Tbk

Acset Terima Pinjaman Rp2,4 Triliun dari Induk Usaha

09 September 2019

Moneter.id - PT Acset Indonusa Tbk (ACSET) mendapatkan pinjaman dari induk usaha, PT United Tractors Tbk (UNTR) senilai Rp 2,4 triliun. Melalui pinjaman dari induk perusahaan ini, ACST memiliki tambahan dana yang dibutuhkan untuk modal kerja.

Corporate Secretary & Investor Relations Acset Indonusa, Maria Cesilia Hapsari mengatakan, dengan tambahan tersebut, total pinjaman perseroan menjadi Rp4 triliun dari semula Rp1,6 triliun.

“Modal kerja ini akan dipergunakan untuk pembiayaan proyek-proyek konstruksi dan infrastruktur,” ujarnya di Jakarta, Minggu (8/8).

Kata Maria, kedua perusahaan telah menandatangani perubahan perjanjian pinjaman pemegang saham pada 19 Agustus 2019. Selain nilai pinjaman meningkat menjadi Rp4 triliun, beberapa syarat dan ketentuan juga berubah.

Pada perjanjian awal yang ditandatangani pada 1 Maret 2018, bunga pinjaman ditetapkan JIBOR+3% atau setara 8,6% per tahun dengan jangka waktu Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham sampai dengan 21 Desember 2019 dan periode ketersediaan dana sampai dengan 21 November 2019. Jatuh tempo pinjaman pada 21 Desember 2019 dengan biaya fasilitas 1% per tahun.

Dengan perubahan perjanjian, bunga pinjaman baru ditetapkan sebesar JIBOR+2,5% atau setara 9,26% per tahun dengan jangka waktu Perjanjian Pinjaman Pemegang Saham dari tanggal perjanjian sampai dengan 30 April 2023.

Periode ketersediaan dana 1 Maret 2018 sampai dengan 18 Agustus 2022. Jatuh tempo pinjaman ditetapkan pada 30 April 2023 dan ketentuan mengenai biaya fasilitas dihapuskan.

Mengingat transaksi tersebut melebihi 50% dari ekuitas ACST dan memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS), maka perseroan akan melakukan RUPS Luar Biasa untuk membahas agenda transaksi untuk memperoleh persetujuan pemegang saham pada Jumat (27/9).

Seperti diketahui, ACST mencatatkan kontrak baru senilai Rp1,4 triliun sepanjang semester I/2019. Sementara, perseroan menargetkan kontrak baru akhir tahun senilai Rp15 triliun.

Dari sisi kinerja, sepanjang semester I/2019, Acset Indonusa membukukan pendapatan Rp1,55 triliun, turun 7% dari Rp1,65 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sini, ACST tercatat masih membukukan rugi bersih Rp404,43 miliar pada semester I/2019. Posisi itu berbalik dari keuntungan Rp73,44 miliar pada semester I/2018.


TERKINI