Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, di Teater NusaA Indah, Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Sabtu, (14/9).

Alumni USU Gelar Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, Akrabkan Kembali Hubungan Persaudaraan Anak Bangsa

15 September 2019

Moneter.id - Alumni Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, di Teater NusaA Indah, Balai Kartini, Jakarta Selatan pada Sabtu, (14/9). Pelaksanaan konser itu dimaksudkan untuk mengakrabkan kembali hubungan persaudaraan sesama anak bangsa dan memperkokoh komitmen persatuan dan persaudaraan Indonesia, khususnya alumni USU yang berada di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Ketua Pengurus Wilayah Alumni Universitas Sumatera Utara (IKA USU) Jakarta dan Sekitarnya, Marolop Nainggolan menyatakan, pasca perhelatan politik lalu, hubungan persaudaraan dan kekeluargaan di daerah dan di perantauan mengalami dampak yang kurang baik.

"Ada komunikasi yang retak, bahkan tidak sedikit yang menuai bibit perpecahan", tambah Marolop di Jakarta, Sabtu (14/9).

Kata Marolop, Medan, merupakan asal para Alumni USU, kota yang damai, kota yang toleran menerima perbedaan dari berbagai latar belakang penduduk. "Para Alumni USU ingin mengajak kita semua untuk merawat rasa kebersamaan, kesetiakawan dalam upaya merawat kebangsaan Indonesia", lanjutnya.

"Dari Medan, kami datang untuk Indonesia. Alumni USU tetap berkomitmen menjaga dan mengawal persaudaraan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)", katanya.

Di wilayah Jakarta terdata tidak kurang dari 5235 Alumni USU, tersebar pada berbagai profesi.

Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika itu, dihadiri pejabat Universitas Sumatera Utara, para Alumni USU dan keluarganya, serta perwakilan alumni-alumni kampus lainnya baik dari Medan maupun dari Provinsi lainnya.

"Merupakan hal penting bagi semua elemen USU maupun masyarakat Indonesia, mengembangkan potensi budaya, " tambah Ketua Panitia dan Produser Konser Kebangsaan Medan Tunggal Ika, Aldentua Siringo-ringo.

Menurutnya, konser Medan Tunggal Ika mengingatkan perjuangan bersama merebut kemerdekaan dan kini kita harus menjaga persatuan dan kesatuan kita.

“Medan adalah kita. Kita adalah Indonesia,” tegas Marolop.


TERKINI