PLN | Foto: Ist

Terbitkan Surat Utang, PLN Kantongi Rp 5,7 Triliun

16 September 2019

Moneter.id - Dari hasil penerbitan surat utang atau obligasi, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berhasil mengantongi dana hingga Rp 5,7 triliun.

Selain itu, perseroan berhasil menerbitkan obligasi berdenominasi yen (Samurai Bonds) senilai 23,2 miliar yen atau setara Rp 3 triliun. Selanjutnya, perseroan juga akan menawarkan obligasi serta sukuk hingga Rp 2,71 triliun.

“Penerbitan Samurai Bonds ini merupakan yang pertama kali bagi PLN. PLN menunjuk empat bank sebagai join lead, yakni Mizuho Bank Ltd, Morgan Stanley, Nomura, dan SMBC Nikko. Proses penawaran telah resmi dilakukan sejak 6 September 2019,” tulis laporan Global Capital di Jakarta, Minggu (15/9).

Dijelaskan, Samurai Bonds PLN diterbitkan dalam tiga seri, yakni sebanyak 3,7 miliar yen yang jatuh tempo pada 2022 dengan kupon final 0,43%, lalu 18,5 miliar yen yang jatuh tempo 2024 dengan kupon 0,87%, dan 1 miliar yen yang jatuh tempo 2029 dengan kupon 1,05%.

“Sebelumnya, perseroan menawarkan seri bertenor tujuh tahun, namun seri ini sepi peminat,” tulisnya lagi.

Selama proses penawaran, perseroan menyadari seri tujuh tahun ternyata yang paling akhir diminati, walaupun ada sejumlah investor yang menyatakan minatnya. Jadi, mengarahkan mereka ke seri yang lain, dan mereka tidak keberatan dengan hal tersebut.

Laporan Global Capital juga menyebutkan, mayoritas investor yang menyerap obligasi bertenor tiga tahun adalah kelompok asset management serta cooperative banks.

Sementara, seri bertenor lima tahun banyak diminati oleh investor dari Asuransi Jiwa dan non-Asuransi Jiwa. Selain itu, cooperative bank juga banyak membeli seri bertenor 10 tahun.


TERKINI