Ilustrasi merger | Foto: Ist

Rumor Bank ARTO-Gojek Merger, Analis: Tak Tertutup Kemungkinan

07 Oktober 2019

Moneter.id - Rumor bank PT Bank Artos Indonesia Tbk (ARTO) akan bertransformasi menjadi Gojek Bank (GoBank) terus berhembus.

"Semua transaksi Gojek akan diurus oleh GoBank. Jadi biaya transaksi bisa ditekan tetapi pendapatan dari transaksi masuk ke Gojek. Transformasi ini akan terjadi dalam beberapa tahun ke depan setelah core bisnis bank digital berjalan stabil," dikutip CNBCIndonesia, Senin (7/10).

Sementara, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, hingga saat ini kedua pihak belum menyampaikan informasinya terkait rumor yang beredar di pasar mengenai rencana Bank Artos akan bertransformasi menjadi Gojek Bank (GoBank).

"Belum ada yang mengajukan," kata Sukarela Batunanggar, Deputi Komisioner OJK Institute dan Keuangan Digital di Jakarta, Senin (7/10).

Sukarela juga enggan mengelaborasi lebih lanjut seperti apa nantinya bila Bank Artos bertransformasi menjadi bank digital.

Namun, pada prinsipnya, regulator mendukung bank-bank di Indonesia melakukan transformasi ke perbankan digital, hal ini juga sudah didukung oleh aturan POJK Nomor 12 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital oleh Bank Umum.

"OJK mendorong ke depan bank bank-bank melakukan transformasi ke digital banking. Tidak hanya dari bisnis proses, tapi juga dari sisi bisnis model, sehingga lebih responsible dan inklusif ke depa," kata Sukarela.

Ditempat terpisah, analis PT RHB Sekuritas Indonesia Henry Wibowo berpendapat, ada potensi merger dan akuisisi ini menjadi kenyataan, pasalnya, calon pembeli Bank Artos adalah dua nama yang dianggap mumpuni dalam mengembangkan bank digital, yakni Jerry NG dan Patrick Walujo.

"Jerry Ng kita tahu sebelumnya direksi PT Bank BTPN Tbk, yang membuat Jenius, aplikasi digital bank dan sukses. Kapasitas beliau berhubung baik, dan track record ini dilihat investor. Sementara, Patrick Walujo dari Northstar, investor Gojek," kata Henry akhir pekan lalu.

"Tidak menutup kemungkinan bisa jadi kenyataan (merger)," prediksinya.


TERKINI