Foto: Kemenpar

PP Nomor 68 Tahun 2019 Keluar, KEK Singosari Langsung 'Groundbreaking'

09 Oktober 2019

Moneter.id - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur, tercatat sebagai KEK tercepat di Indonesia dalam melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) untuk memulai proyek pembangunan.

“KEK Singosari tercepat dalam melakukan groundbreaking. Begitu keluar Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 68 Tahun 2019 langsung melakukan groundbreaking, sementara  KEK di daerah lain sekitar 3 tahun,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Pendopo Museum Singhasari, Kecamatan Singosari, Kabupten Malang, Selasa (8/10).

Kata Menpar, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani PP Nomor 68 Tahun 2019 tenang KEK Singhasari seluas 120,3 hektare. Rencana pengembangannya akan dibagi dalam beberapa klaster di antaranya klaster pariwisata dan klaster teknologi digital.

“Kedua klaster itu sangat tepat bagi Indonesia untuk dapat bersaing di tingkat global,” ucapnya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, keberadaan KEK Singosari sangat strategis dalam mendukung Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Bromo-Tengger-Semeru yang dikembangkan sebagai ‘Bali Baru’ dan menjadi ikon pariwisata Jatim.

“Jatim patut bersyukur terpilih di antara 10 DPP yaitu Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu dan Kota Tua Jakarta, Borobudur, Bromo-Tengger-Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai,” kata Arief Yahya.

Destinasi prioritas Bromo-Tengger-Semeru diharapkan menghasilkan 1 juta wisatawan mancanegara (wisman) dengan perolehan devisa sekitar 1,2 miliar dolar AS. 

 “Kawasan ekonomi khusus memberikan tiga keuntungan yakni deregulasi dengan periizinan sangat cepat atau hanya 1 hari untuk izin membangun hotel,  infrastruktur dan fasilitas dasar jalan, air, listrik, dan internet dibangun pemerintah pusat, dan insentif fiskal antara lain berupa tax holiday,” kata Arief Yahya.

Sementara, Bupati Malang HM Sanusi berharap keberadaan KEK Singosari akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kabupaten Malang. ”Kita harapkan KEK Singosari dapat menyerap sebanyak 11.500 tenaga kerja,” katanya.

Direktur Utama PT Intelegensia Grahatama Singosari (IGT) David Santoso menyatakan, tahap pembangunan KEK Singosari dibagi menjadi tiga tahapan, yakni 0-3 tahun, 3-8 tahun, dan 8-15 tahun.

Pada tahap pertama investasi yang masuk sekitar Rp2 triliun dari konsorsium PT IGT dengan ITDC serta investor PMA untuk pembangunan hotel yang dijadwalkan mulai operasional pada 2021.

Sedangkan pada tahap kedua fokus untuk pengembangan digital atau technopark yang baru pertama ada di Indonesia. “Tahap awal investasi yang digelontorkan untuk pengembangan KEK Singosari antara Rp3 triliun–Rp5 triliun. Kalau total sampai selesai diperkirakan bisa mencapai Rp 30 triliun,” kata David Santoso.

 


TERKINI