Aplikasi LinkAja

Para Pemuda di Ekosistem LinkAja yang Majukan Ekonomi Indonesia

30 Oktober 2019

Moneter.id - Sebagai produk uang elektronik nasional, LinkAja bekerja sama dengan banyak pemuda Indonesia yang memiliki keinginan kuat untuk memajukan Indonesia, khususnya melalui perekonomian digital, dengan menjadi source of fund dari ketiga start up yang ada di Tanah Air. 

“Pemuda itu harus berani!” ungkap Wellson Lo, CEO Bibit disiaran pers yang diterima, Senin (28/10). Berani, ucapnya, sebuah kata yang pantas disematkan untuk pemula yang ingin berinvestasi, Bibit.

Sebelum mendirikan Bibit, Wellson Lo melihat Investasi reksadana sebagai sebuah tantangan bagi sebagian orang. Namun keyakinannya agar setiap masyarakat Indonesia bisa memiliki akses keuangan yang merata, salah satunya lewat investasi, membuatnya berani untuk melakukan inovasi.

Ke depannya, kata Wellson Lo, LinkAja akan terintegrasi dengan Bibit, baik menjadi sumber dana di aplikasi milik Bibit, ataupun dalam aplikasi LinkAja pada fitur investasi.

Mengetahui bahwa setiap orang mempunyai profil yang berbeda, Bibit membantu para pengguna untuk menempatkan uang  ke portofolio reksadana yang khusus dibuat secara personal sesuai dengan umur, penghasilan dan toleransi terhadap risiko secara otomatis tanpa perlu khawatir mengenai keamanan, karena dana yang diinvestasikan ditransfer langsung ke bank penampung, dan dikelola oleh perusahaan berlisensi OJK.

“Melalui Bibit, kami ingin seluruh masyarakat Indonesia dapat berinvestasi dengan benar dan tepat. Kami ingin semua orang dapat memiliki akses terhadap keuangan secara merata, karena kami percaya semua orang Indonesia berhak untuk mempunyai masa depan yang lebih baik,” tutup Wellson Lo.

CEO Vestifarm, Dharma Anjarrahman menambahkan, meski Indonesia adalah negara agraris, namun petani Indonesia masih mengalami kesulitan dalam soal akses, terutama akses permodalan. “We believe, fairness in the agriculture ecosystem is key to prosperity” ungkapnya.

Oleh karena itu, di tahun 2016 Dharma Anjarrahman mendirikan Vestifarm yang merupakan sebuah platform online bagi hasil yang membantu petani dalam mendapatkan akses modal yang lebih mudah dan kompetitif.

Memiliki slogan "Halal Hulu ke Hilir", Vestifarm 100% halal dalam operasinya, mulai dari kesepakatan hingga eksekusi di lapangan.

Sampai dengan saat ini Vestifarm telah membantu ribuan petani di lebih dari 24 wilayah di Indonesia, memasok ke beberapa perusahaan FMCG terkemuka dan melibatkan hingga lebih 3500 penyandang dana aktif.

Vestifarm sendiri merupakan startup pemenang The Best UKM App The NextDev Competition 2016  pertama yang terintegrasi dengan LinkAja sebagai metode pembayaran.

Pada momen Idul Adha tahun 2019 lalu, LinkAja menjadi metode pembayaran yang memberikan kemudahan transaksi kurban digital bagi mereka yang ingin berkurban dengan penyaluran tepat sasaran kepada yang membutuhkan.

Memaknai hari Sumpah Pemuda, Dharma mengatakan, momen Sumpah Pemuda adalah sebuah pengingat, bahwa kita, anak-anak muda, pada setiap masanya, pernah dan akan selalu layak diperhitungkan, dan tidak akan pernah terpisahkan dari bagian besar dalam setiap perubahan.

“Di era 4.0, peran pemuda semakin relevan dengan kelebihan teknologi dan cara-cara kita yang penuh dengan kebaruan. Kita bukanlah penonton, hari ini, kita yang pegang kendali. Perubahan, ada di tangan kita. Hidup Pemuda Indonesia," tegasnya.

Sementara, Indra Gunawan, CEO Bobobox menjelaskan, pemuda jangan hanya bermimpi saja, tapi wujudkan mimpi itu.

Ungkapan yang secara nyata diwujudkan Indra Gunawan ketika mewujudkan mimpinya untuk menciptakan sebuah tempat singgah di mana semua orang dapat melakukan perjalanan, membangun hubungan dengan sesama pengunjung, dan merasakan pengalaman menginap yang unik.

Ia bersama empat temannya lalu membuat Bobobox, sebuah hotel kapsul di Indonesia yang mengusung desain minimalis dengan mengedepankan teknologi menggunakan Internet untuk Segala (IoT) untuk memberikan pengalaman menginap yang berbeda. 

Ketiga hotel kapsul milik Bobobox yang terletak di Bandung ini menjadikan LinkAja sebagai opsi pembayarannya, melalui QR Code yang hadir di ketiga tempat tersebut.

Menjadikan milenial sebagai target utama, Bobobox mengetahui bahwa generasi ini memiliki selalu ingin mencoba hal yang baru, terutama dengan hal yang berhubungan den teknologi.

Oleh karena itu di Bobobox semua fitur dalam kamar atau pod dapat diakses melalui aplikasi Bobobox yang dapat diunduh secara online. Aplikasi juga memiliki layanan online check-in dan scan QR Code sebagai akses masuk tamu ke dalam pod untuk pengalaman menginap yang lebih aman.

“Sebagai pemuda Indonesia, kita jangan pernah berhenti untuk berusaha. Kembangkan diri semaksimal mungkin untuk melakukan perubahan. Bukan hanya perubahan yang lebih baik untuk diri sendiri, tetapi juga perubahan yang lebih baik untuk kemajuan bangsa,” tutup Indra Gunawan.

 


TERKINI