Foto: Ist

Booking.com Gandeng Grab Mudahkan Traveler Gunakan Transportasi Lokal

30 Oktober 2019

Moneter.id - Booking.com meluncurkan layanan taksi online sebagai bentuk kerja sama dengan Grab. Hal ini akan memudahkan pengguna aplikasi memiliki akses ke jutaan driver di 8 negara di Asia Tenggara.

Langkah ini akan menghubungkan traveler internasional yang mengunjungi Kamboja, Indonesia, Malaysia, Myanmar, Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina dengan layanan taksi online lokal melalui aplikasi yang sudah mereka tahu dan percaya.

Kerja sama ini diharapkan bisa menghapus kendala bahasa dan masalah mata uang yang bisa menghalangi traveler dalam menggunakan transportasi setempat. Inisiatif ini juga menandai pertama kalinya Grab bekerja sama dengan brand travel digital global dari Barat untuk memberi traveler pengalaman terbaik.

Melalui kerja sama ini, Booking.com dan Grab akan memberi traveler fitur seperti akses ke jutaan driver Grab, memberi traveler internasional akses ke opsi transportasi yang aman, terjangkau, dan nyaman di Asia Tenggara

Kedua, pembayaran non-tunai lewat aplikasi dalam mata uang pengguna, memberikan keamanan dan kepercayaan yang lebih besar, serta menghilangkan kekhawatiran dalam tawar-menawar, kendala bahasa, dan konversi mata uang

Ketiga, customer service dalam bahasa pengguna, supaya traveler bisa mengelola ekspektasi mereka dan menyelesaikan masalah yang mungkin terjadi Keempat, fitur all-on-one, satu aplikasi yang memberikan kontrol penuh dalam akomodasi dan elemen travel lain. Artinya Anda tidak perlu mengunduh aplikasi lain

Kelima, kecepatan dan Keandalan, agar traveler bisa hemat waktu melakukan riset dan mengelola perjalanan mereka, agar mereka punya lebih banyak waktu untuk menikmati perjalanannya

Keenam, keamanan, semua mitra driver Grab sudah terdaftar dan melewati pengecekan latar belakang yang ketat, sehingga traveler bisa tetap merasa tenang dan aman

Saat ini, pengguna aplikasi Booking.com di Singapura sudah bisa mengakses layanan Grab. Indonesia dan Thailand mulai akhir tahun, serta awal 2020 untuk Kamboja, Malaysia, Myanmar, Vietnam, dan Filipina.

“Ini adalah waktu yang tepat, karena orang mulai menemukan cara baru untuk menjelajahi dunia,” ungkap Bryan Batista, Chief Executive Officer, Booking.com.

Seperti Grab, lanjut Bryan, Booking.com sudah tidak sabar untuk menembus batas perjalanan, menggabungkan kekuatan unik kami untuk menyampaikan nilai kami dan memberi traveler benefit yang nyata.

Kami senang bisa bekerja sama dengan Booking.com untuk memberi traveler internasional kesempatan menjelajahi wilayah indah ini dengan lebih bebas dan lebih tenang. Booking.com sudah menjadi mitra kerja sama yang luar biasa, dan kami tidak sabar untuk melanjutkan kerja sama ini untuk membangun pengalaman traveling yang lebih baik melalui teknologi, jelas Mark Porter, Chief Technology Officer for Transport, Mobility, and Core Technology Grab.

Informasi saja, misi Booking.com yaitu mempermudah semua orang menjelajahi dunia. Sementara, misi utama Grab adalah menjadikan semuanya lebih aman, lebih mudah, dan lebih terjangkau bagi semua orang untuk pergi dari titik A ke titik B di Asia Tenggara.

Integrasi layanan transportasi online Grab ke aplikasi Booking.com adalah bagian dari kerja sama strategis antara Booking Holdings dan Grab. Booking Holdings adalah salah satu investor di Grab.


TERKINI