Menaker Ida Fauziah | Foto: Ist

Menaker: UMP 2020 Naik 8,51 Persen

01 Nopember 2019

Moneter.id - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah menyatakan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2020 sebesar 8,51 persen dengan merujuk pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan.

PP tersebut menetapkan bahwa formula kenaikan UMP mengacu pada data inflasi dan pertumbuhan ekonomi,” katanya di Jakarta, Jumat (01/11).

Ida
menjelaskan, peraturan itu (kenaikan UMP) telah mengakomodir kepentingan pengusaha dan para pekerja.

“Kami akan membuka dialog dengan para pengusaha dan buruh soal kenaikan UMP 2020.Kita posisi di tengah. semua data diambil dari BPS, bukan diambil sendiri-sendiri, baik dari pengusaha maupun buruh," ujarnya.

Ida menyatakan pemerintah akan memberikan insentif kepada pengusaha setelah ada kenaikan UMP 2020. Namun, Ida belum mau merinci insentif yang akan diberikan pemerintah. Menurutnya, ada sejumlah skema insentif untuk m pengusaha. "Ya ada beberapa skema yang kami diskusikan lebih jauh," jelasnya.

Besarannya sekitar Rp4,2 juta," kata Kepala Dinas Ketenagakerjaan DKI Jakarta Andri Yansyah.

Nantinya, Ida berencana akan meninjau kembali PP 78/2015. Pasalnya, di dalam aturan tersebut pemerintah melakukan pengkajian terkait upah setiap lima tahun sekali. PP 78/2015 itu sudah berjalan lima tahun pada tahun depan. "Nanti kami akan review," tungkasnya.


TERKINI