Acara ‘Ngopi Bareng Mas Tama dan Mbak Angela’ di _Oeang Coffee Roastery, M Bloc Space, Jakarta Selatan, Selasa (5/11/2019).

Ini Tiga Target dari Kolaborasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

06 Nopember 2019

Moneter.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf)/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Baparekraf) bertekad mewujudkan 3 target dari kolaborasi dua sektor yakni pariwisata dan ekonomi kreatif (Ekraf).

Tiga target yang dimaksud yakni pariwisata sebagai penghasil devisa nomor satu di tanah air, produk ekonomi kreatif Indonesia menjadi terbaik di kawasan ASEAN, dan menjadikan pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai sumber kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Pariwisata dan ekraf akan menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat secara berkelanjutan atau sustainable source welfare,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabadan Parekraf) Wishnutama Kusubandio di Jakarta, Selasa (5/11).

Wishnutama menjelaskan, menyatunya kembali pariwisata dan ekonomi kreatif dalam satu kementerian (Kemenparekraf) atau badan (Baparekraf) menjadi kekuatan tersendiri karena kedua bidang tersebut saling mendukung.

“Ke depan pariwisata akan jauh lebih maju manakala didukung bidang kreatif atau sebaliknya,” kata Wishnutama.

Kreativitas dalam mengembangkan pariwisata, kata Wishnutama, akan difokuskan pada 10 destinasi prioritas termasuk di dalamnya 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Mandalika dan Likupang.

Tahun depan, kata dia, 5 destinasi super prioritas ini diharapkan akan menjadi daya tarik baru sekaligus kebanggaan Indonesia. 

Wishnutama menambahkan, sinergitas pariwisata dan ekonomi kreatif juga diwujudkan dalam mengembangkan restoran Indonesia di luar negeri. “Restoran Indonesia di luar negeri  tidak sekadar menjual makanan saja, namun menjadikan ‘jendela’ untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Indonesia,” kata Wishnutama.

Sementara, kata Wamenparekraf/Waka Badan Parekraf Angela Tanoesoedibjo, untuk mempromosikan pariwisata Indonesia bisa ditempuh dengan memperbanyak restoran Indonesia di mancanegara.

“Kami bisa menerapkannya terlebih dahulu di negara-negara Asia Pasifik seperti Singapura, China, dan Australia," kata Angela. 


TERKINI