KEK Galang Batang Bintan, Kepulauan Riau | Foto: Ist

KEK Galang Batang Bintan, Kepulauan Riau Serap Investasi Rp20 Triliun Sepanjang November 2019

19 Nopember 2019

Moneter.id - Pada bulan November 2019, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan, Kepulauan Riau, menyerap investasi sebesar Rp20 triliun. Investasi tersebut berasal dari perusahaan Global Alumunium (Singapura), Press Metal (Malaysia), dan PT Mahkota Karya Utama (Indonesia).

"Kesepakatan investasi itu sudah ditandatangani pada hari Jumat (15/11), dan turut disaksikan oleh Plt. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto," kata pimpinan PT Bintan Alumina Indonesia (BAI), Santoni, Minggu (17/11).

Kata Santoni, investasi sebesar itu khusus di bidang industri alumina saja dengan durasi waktu selama 3 hingga 5 tahun. “Proyek itu akan menyerap puluhan ribu tenaga kerja dengan komposisi 50 persen tenaga kerja lokal dan 50% lainnya tenaga kerja asing (TKA),” ujarnya.

"Itu hanya tahap awal, secara bertahap tenaga kerja lokal akan mendominasi. Saat ini sudah banyak pekerja tempatan yang disekolahkan ke Cina sehingga pulang nanti mereka bisa memimpin perusahaan ini," kata Santoni.

Sementara, Plt. Gubernur Kepulauan Riau Isdianto mengatakan bahwa pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan siap mendukung investasi tersebut sesuai dengan kewenangan yang dimiliki.

“Harapan kami tentu tenaga kerja lokal lebih banyak yang terserap sehingga ekonomi warga tempatan juga akan makin meningkat," tuturnya.

Informasi saja, KEK Galang Batang telah ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2017 pada tanggal 12 Oktober 2017 yang menjadikan kawasan ini paling cepat beroperasi, selama 14 bulan. Kegiatan utama KEK tersebut adalah industri pengolahan bauksit dan logistik dengan luas lahan 2.333 hektare.


TERKINI