Ilustrasi | Foto: Ist

Saat Ini Rp4,5 Juta per Bulan, Perbanas Minta Menkeu Naikkan Penghasilan Tidak Kena Pajak

25 Nopember 2019

Moneter.id - Perhimpunan Bank-Bank Nasional (Perbanas) meminta Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menaikkan batas maksimum Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP) yang saat ini dipatok sebesar Rp4,5 juta per bulan atau Rp54 juta per tahun.

“Pemerintah perlu memberikan stimulus melalui instrumen fiskal, untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Hal itu untuk mengantisipasi melemahnya konsumsi yang dikhawatirkan juga dapat memperlambat laju pertumbuhan ekonomi domestik. Menaikkan PTKP akan memberi daya beli lebih kepada masyarakat khususnya masyarakat bawah," kata Wakil Ketua Perbanas Tigor Siahaan di Jakarta, Senin (25/11).

Tigor meminta pemerintah untuk mendorong realisasi belanja modal sejak awal tahun agar roda pergerakan ekonomi dapat berputar dan permintaan kredit perbankan meningkat.

Stimulus agar batas PTKP dinaikkan, harap Tigor dapat menjadi stimulus yang mampu mengurangi tekanan terhadap konsumsi. "Selain itu stimulus percepatan belanja biasanya baru di paruh kedua tiap tahun. Alangkah baiknya sejak kuartal I percepatan belanja pemerintah sudah dilakukan sehingga ada stimulus untuk kemudian meningkatkan bantuan sosial," ujar dia.

Tigor mengatakan usulan tersebut sesuai dengan kajian yang telah dilakukan Perbanas. Jika PTKP dinaikkan, dia meyakini daya beli masyarakat segmen berpendapatan menengah dan menengah ke bawah dapat meningkat.

Adapun pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terakhir kali menaikkan PTKP pada April 2016. Saat itu, otoritas fiskal menaikkan PTKP hingga 50% menjadi Rp54 juta per tahun, atau Rp4,5 juta per bulan dari Rp36 juta per tahun atau Rp3 juta per bulan.

Terkait hal itu, Anggota Komisi XI DPR Misbakhun menjelaskan, besaran PTKP di Indonesia sudah menjadi yang tertinggi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN). Namun jika usulan tersebut dapat efektif untuk meningkatkan daya beli masyarakat, dia membuka peluang untuk memulai pembahasan dengan Menkeu Sri Mulyani. "Tapi yang diminta Perbanas ini, kenaikan PTKP-nya berapa ?," tegasnya. (Ant)


TERKINI