Ilustrasi | Foto: Ist

Incar Dana Rp956,84 Miliar, APLN Tetapkan Rights Issue Rp240 per Saham

26 Nopember 2019

Moneter.id - PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) melakukan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak 4 miliar lembar saham atau sebesar Rp 240 per saham. Perseroan membidik dana dari aksi korporasi itu sebanyak-banyaknya Rp 956,84 miliar.

Emiten properti ini sebelumnya menyatakan kepada publik bahwa sebanyak Rp 800 miliar dari total pelaksanaan rights issue sudah dibayarkan oleh PT Indofica dan Trihatma Kusuma Haliman.

Dana dari PT Indofica tercatat sebesar Rp 769,33 miliar dan Trihatma Kusuma Haliman sebesar Rp 30,66 miliar. Dana dari kedua pemegang saham tersebut telah digunakan oleh APLN untuk membayar kembali sebagian kewajiban perusahaan berdasarkan Facility Agreement 5 Juni 2018 dan Syndication Agreement 18 September 2018.

Berdasarkan kedua perjanjian tersebut, APLN memiliki kewajiban pinjaman sindikasi kepada PT Bank BNP Paribas Indonesia, PT Bank DBS Indonesia, Standard Chartered Bank, Jakarta Branch, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Shinhan Indonesia dan PT Bank Permata Tbk dengan nilai per tanggal 30 September 2019 sebesar Rp 1,18 triliun.

Kemudian, sisa dana Rp 389,63 miliar yang belum terbayar, akan dibayar menggunakan dana yang bersumber dari Credit Opprtunities II Pte. Limited. Dengan asumsi, sisa dana hasil rights issue akan digunakan untuk modal kerja kegiatan operasional perusahaan.

Sebagai informasi, APLN membukukan pendapatan usaha di kuartal III/2019 sebesar Rp 2,92 triliun atau turun dibandingkan priode yang sama tahun lalu Rp 3,8 triliun.


TERKINI