Gedung Adaro | Foto: Ist

Kantongi USD405,99 Juta, Laba Adaro Naik di Kuartal III/2019

27 Nopember 2019

Moneter.id - Perusahaan produsen batu bara, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) membukukan laba bersih sebesar US$405,99 juta hingga kuartal III/2019. Realisasi itu meningkat dari tahun sebelumnya yakni sebesar US$312,70 juta.

“Dengan begitu laba bersih per saham yang dapat diatribusikan sebesar US$0,012 naik 30% dari posisi US$0,009,” tulis perseroan di Jakarta, Selasa (26/11).

Dijelaskan, untuk pendapatan tercatat sebesar US$2,65 miliar atau turun 0,48% dari realisasi tahun lalu US$2,66 miliar.

“Segmen usaha pertambangan dan perdagangan batubara masih menjadi motor utama perseroan dengan kontribusi sebesar US$2,43 miliar turun 1,23% dari realisasi tahun lalu US$2,46. Realisasi periode ini menyumbang 91,69% total pendapatan,” tulisnya lagi.

Sementara itu, segmen jasa pertambangan menyumbang US$163 juta naik 9% dari realisasi tahun lalu US$149 juta. Lalu, segmen lainnya menyumbang US$53 juta naik 4% dari realisasi tahun lalu US$51 juta.

Laba bruto segmen penambangan tercatat turun 39% menjadi US$246 juta, segmen jasa tambang naik 890% menjadi US$79 juta dan segmen lainnya naik 933% menjadi US$175 juta.

Kemudian, menurunnya pendapatan ikut ditekan oleh beban pokok pendapatan yang naik menjadi US$1,85 miliar dari posisi US$1,78 miliar. Naiknya pos ini disebabkan oleh peningkatan volume produksi maupun harga bahan bakar minyak (BBM).

Nisbah kupas gabungan rata-rata perseroan pada periode sembilan bulan mencapai 4,76 kali, atau sedikit lebih tinggi daripada panduan yang ditetapkan sebesar 4,56 kali karena kenaikan volume pengupasan lapisan penutup pada kuartal III/2019.

Setelah dikurangi dengan beban usaha, perseroan membukukan laba usaha sebesar US$630,92 juta. Namun berkat keuntungan neto ventura bersama sebesar US$66,86 juta, laba sebelum pajak periode ini tercatat US$663,53 juta atau lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu US$642,61 juta.


TERKINI