Bank BTN | Foto: Ist

BTN Berharap Himpun DPK Rp20 Miliar/Tahun dari Pekerja Imigran

02 Desember 2019

Moneter.id - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN menggenjot perolehan dana murah atau low cost funding untuk mendukung bisnis perseroan dalam pembiayaan perumahan. Salah satu caranya yaitu bekerjasama dengan Pemerintah Kota Semarang dalam kegiatan seremoni pelepasan sebanyak 200 orang lebih pekerja magang yang akan diberangkatkan ke Jepang.

Para pekerja migran tersebut diberikan fasilitas pelayanan perbankan oleh BTN untuk mempermudah mereka dalam melakukan transaksi di negara tempat mereka magang kerja.

Corporate Secretary Bank BTN, Achmad Chaerul mengatakan, ini salah satu terobosan yang dilakukan BTN dalam upaya meningkatkan perolehan dana murah bagi perusahaan. Transaksi remittance dari para pekerja magang tersebut akan mengalir ke tanah air.

“Ada banyak manfaat dari model bisnis ini. Ada devisa dari mereka masuk ke Indonesia,” ucapnya, Sabtu (30/11)

Kemudian transaksi menggunakan kartu debit BTN dengan basic produk Tabungan akan menambah perolehan dana murah disamping fee based income dari berbagai layanan yang dapat dinikmati oleh para pekerja magang di negara asing tersebut.

”Ini merupakan model bisnis yang menjadi konsentrasi perseroan untuk ke depan akan dikembangkan secara lebih masif lagi,” ujarnya.

Pekerja magang tersebut nantinya mereka akan bekerja di bidang manufaktur, perkebunan dan bidang-bidang pekerjaan lainnya. Maka untuk mempermudah kegiatan transaksi keuangan selama mereka di Jepang, para pekerja magang tersebut dapat menggunakan produk e-Batarapos TKI dari Bank BTN.

“Transaksi berputar melalui tabungan e-Batarapos TKI ini, akan meningkatkan perolehan dana murah yang saat ini menjadi konsentrasi perseroan,” kata Chaerul.

Dari kegiatan ini, menurut Chaerul diharapkan BTN mampu meraup potensi penghimpunan DPK murah sekitar Rp20 Miliar setiap tahunnya dari 200 pekerja magang yang akan diberangkatkan ke Jepang.

”Ini baru di kota Semarang dan belum menghitung di kota lainnya seperti Padang dan lainnya yang ke depan akan terus kita jalankan,” tegas Chaerul.


TERKINI