Foto: Ist

PGN Beri Pinjaman Kepada Saka Energi Indonesia USD1,4 Miliar

06 Januari 2020

Moneter.id - PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) memberikan pinjaman kepada PT Saka Energi Indonesia (SEI). Penandatanganan beberapa perjanjian transaksi (intra group loan) dengan anak usahanya tersebut di luar Pangkah PSC, anak usaha di luar Muara Bakau PSC dan anak usaha terkait Pangkah PSC senilai total US$ 1,4 miliar.

“Pendanaan ini untuk kebutuhan pengelolaan aset,” kata Direktur Utama PGN, Gigih Prakoso di Jakarta, Minggu (5/1/2020).

Saka Energi merupakan anak perusahaan PGN dengan kepemilikan saham sebesar 99%. Adapun AP SEI di luar Grup Pangkah, AP SEI di luar Muara Bakau, dan AP SEI Grup Pangkah merupakan anak perusahaan Saka Energi Indonesia dengan kepemilikan saham oleh PGN secara tidak langsung lebih dari 99%.

Transaksi yang dilakukan pada 30 Desember 2019 ini terdiri atas pemberian pinjaman kepada AP SEI di luar Grup Pangkah, yaitu Saka Energi Asia Pte Ltd, sebesar US$ 123,32 juta.

Lalu, Saka Energi East Kalimantan Pte Ltd sebanyak US$ 3,57 juta, Saka Energi Exploration Production BV sebesar US$ 40,8 juta, Saka Energi Fasken LLC sejumlah US$ 196,67 juta, Saka Energi Muriah Ltd sebesar US$ 31,83 juta, dan Saka Energi Overseas Holding sebanyak US$ 200 ribu.

Sementara, Saka Energi Indonesia menerima pinjaman dengan nilai total US$ 28,71 juta yang didapatkan dari Saka Energi Sanga Star Pte Ltd sebesar US$ 18,78 juta dan sebesar US$ 9,93 juta dari Saka Energi Sanga Sanga Limited.

Sementara itu, pemberian pinjaman kepada AP SEI di luar Muara Bakau terdiri atas pemberian kepada PT Saka Bangkanai Klemantan sebanyak US$ 108,25 juta, PT Saka Eksplorasi Baru sebesar US$ 1,47 juta, PT Saka Eksplorasi Timur sebesar US$ 1,85 juta, PT Saka Energi Bangkanai Barat sebanyak US$ 9,79 juta, PT Saka Energi Internasional sebesar US$ 120 ribu, PT Saka Energi Sepinggan US$ 3,35 juta, dan PT Saka Energi Sumatera sebesar US$ 41,3 juta.

Selain itu, pinjaman diberikan kepada PT Saka Energi Wokam sebesar US$ 3,7 juta, PT Saka Energi Yamdena Barat US$ 5,74 juta, PT Saka Indonesia Sesulu sebesar US$ 90,05 juta, PT Saka Ketapang Perdana sebanyak US$ 173,4 juta, PT Saka Energi Investasi sejumlah US$ 20 ribu, dan PT Saka Eksplorasi Ventura sebesar US$ 1,8 juta.

Selanjutnya, pinjaman untuk AP Grup Pangkah yang terdiri atas Saka Indonesia Pangkah BV sebesar US$ 167,41 juta, Saka Indonesia Pangkah Ltd sebesar US$ 390,04 juta, dan Saka Pangkah LLC senilai US$ 42,47 juta.

“Pinjaman ini merupakan transaksi afiliasi yang tidak mengandung benturan kepentingan dan tidak memenuhi kriteria transaksi material,” tegas Gigih.

 


TERKINI