BPJS Kesehatan

Iuran Naik, Ratusan Ribu Peserta BPJS Kesehatan Pindah Kelas

07 Januari 2020

Moneter.id - Pemerintah resmi menaikan jumlah iuran BPJS Kesehatan untuk Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja sebesar dua kali lipat dan mulai berlaku pada 1 Januari 2020.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan pada 24 Oktober 2019.

“Ada penurunan kelas kepesertaan BPJS Kesehatan pasca kenaikan iuran kepesertaan JKN KIS,” kata Asisten Deputi Bidang Pengelolaan Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Dwi Asmariyanti di Jakarta, Selasa (7/1/2020). 

Kata Dwi, dari tanggal 9 Desember 2019 - 7 Januari 2020 tercatat sebanyak ratusan ribu peserta telah melakukan penurunan kelas di berbagai daerah. Total yang sudah melakukan penurunan kelas 792.854 peserta,” katanya.

Menurutnya, peserta yang melakukan penurunan kelas 1 ke kelas 2 sebanyak 96.000 peserta. “Untuk peserta dari kelas 1 ke kelas 3 mencapai 188.088 peserta. Tak hanya itu, penurunan kelas juga terjadi dari kelas 2 ke kelas 3 yakni sebanyak 508.031 peserta,” ujar Dwi. 

Berikut daftar kenaikan iuran BPJS Kesehatan untuk tiap-tiap kelas berdasarkan Perpres Nomor 75 Tahun 2019:

- Kelas I dari Rp80 ribu menjadi Rp160 ribu per peserta per bulan.

- Kelas II mandiri dengan manfaat pelayanan di ruang perawatan kelas II naik dari Rp51 ribu menjadi Rp110 ribu per peserta per bulan.

- Kelas Mandiri III dengan manfaat pelayanan di ruang kelas perawatan kelas III naik dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu per peserta per bulan.


TERKINI