Amartha

Amartha Salurkan Pendanaan Rp1,8 Triliun Kepada 380,000 Mitra di 2019

08 Januari 2020

Moneter.id -  PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) mencatatkan penyaluran pendanaan mencapai Rp1,8 triliun di 2019. Pencapaian ini meningkat hingga lebih dari 2 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kata Andi Taufan Garuda Putra, Pendiri dan CEO Amartha, jumlah penerima pendanaan Amartha meningkat menjadi 380,000 mitra. Tingkat rasio kredit bermasalah atau Non Performing Loan (NPL) dibawah 1%, dengan nilai riil 0,8%.

“Pertumbuhan signifikan pendanaan Amartha di 2019 dipengaruhi oleh ekspansi Amartha ke sebagian Sulawesi yaitu Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat, serta sebagian Sumatera seperti Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Barat dan Jambi,” ucapnya, Selasa (7/1/2020).

Baca juga: Amartha Terima Pendanaan Seri B dari Perusahaan Modal Ventura Asal Jepang

Selain itu, katanya, meningkatnya kepercayaan dan antusias masyarakat pada Amartha, berdampak pada bertambahnya jumlah Pendana Amartha yang mencapai 100 ribu pengguna dari provinsi Aceh hingga Papua, dengan 3 provinsi pendana terbanyak dari DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

Tahun 2020, jelas Andi, Amartha menargetkan untuk meningkatkan penyaluran lebih dari yang sudah dicapai 2019 dan akan fokus untuk terus berekspansi ke seluruh wilayah Indonesia, dengan menjaga pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan dan menguntungkan.

Baca juga: Amartha Klaim Salurkan Rp1,35 Triliun Kepada Perempuan UMKM

Informasi saja, Amartha didirikan pada 2010 sebagai Lembaga Keuangan Mikro. Pada tahun 2016 Amartha bertransformasi menjadi perusahaan teknologi finansial terpercaya yang kini telah memiliki izin usaha dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan.

Amartha memiliki visi untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi kita, Indonesia. Dimulai dengan layanan peer to peer lending, Amartha menghubungkan pendana di kota dengan para perempuan pelaku usaha mikro di desa melalui teknologi.


TERKINI