Ilustrasi | Foto: Ist

Tahun Lalu, BPJS-Jamsostek Papua Bayar Klaim Nasabah Rp52 miliar

13 Januari 2020

Moneter.id - BPJS-Jamsostek Papua telah membayar klaim nasabah sebesar Rp52 miliar dengan 4.737 laporan kasus selama tahun 2019.

Kepala BPJS-Jamsostek  Kantor Cabang Papua Adventus Edison Souhuwat mengatakan, pembayaran klaim itu terbanyak berasal dari program jaminan hari tua (JHT) mencapai Rp 43,6 miliar dengan 3.677 kasus.

“Program jaminan kecelakaan kerja (JKK) Rp4,8 miliar, jaminan kematian (JKM) Rp3,1 miliar, jaminan pensiun (JP) Rp404,7 juta,” katanya dilansir Antara, Senin (13/1/2020).

Selain itu, Edison mengatakan BPJS-Jamsostek Papua berhasil menjaring 39.680 tenaga kerja bukan penerima upah (TK BPU).

Program tenaga kerja jasa konstruksi (TK JAKON) capai 114.690 tenaga kerja, kata Edison seraya menambahkan, tenaga kerja penerima upah tercatat 21.375 tenaga kerja yang mencakup peserta jaminan kecelakaan kerja (JKK) dan jaminan kematian (JKM).

“Namun untuk program JHT, JKK, JKM dan JP menjaring 10.054 tenaga kerja,” kata Edison.

Katanya, penyerapan iuran dari peserta mencapai Rp123,3 miliar rupiah. “BPJSJamsostek berharap di 2020 adanya dukungan dari pemda sehingga seluruh pekerja formal maupun informal dapat menjadi peserta BPJamsostek sehingga apabila terjadi risiko baik kecelakaan maupun meninggal maka keluarga mendapat manfaat dari program pemerintah,” tungkasnya.


TERKINI