Chandra Asri Petrochemical

Patuh Bayar Pajak, Chandra Asri Petrochemical Dapat 'Tax Holiday' dari Kemenkeu

23 Januari 2020

Moneter.id - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) mendapatkan keringanan pajak atau tax holiday dari Kementerian Keuangan untuk pengembangan kompleks petrokimia tahap kedua melalui PT Chandra Asri Perkasa.

Tax holiday itu meliputi pembayaran pajak penghasilan badan Chandra Asri Perkasa pada 20 tahun pertama beroperasi sebesar 100%, serta 2 tahun berikutnya sebesar 50%,” tulis perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (22/1/2020)

Dijelaskan, tax holiday yang diberikan ini, merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mendorong investasi di Indonesia dan memacu pertumbuhan ekonomi.

”Kami menyampaikan apresiasi tertinggi kepada Kementerian Keuangan dan Pemerintah Indonesia atas dukungan yang berkelanjutan terhadap peningkatan iklim investasi secara keseluruhan dan kemudahan dalam melakukan bisnis,” kata Presiden Direktur Chandra Asri Erwin Ciputra.

Kata Erwin, Indonesia merupakan net importir produk petrokimia dengan lebih dari 50% Olefins dan Polyolefins yang telah diimpor.

“Dengan beroperasinya Chandra Asri Perkasa nanti akan membantu mengurangi impor produk petrokimia Indonesia, meningkatkan perekonomian hilir dalam negeri, serta meningkatkan neraca pembayaran negara,” ucapnya.

Sekedar informasi, pada awal 2020, TPIA telah resmi merger dengan PT Petrokimia Butadiene Indonesia (PT PBI) yang merupakan anak usaha dari PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dalam rangka meningkatkan efisiensi.

“Salah satu dampak positif penggabungan ini bagi TPIA adalah adanya integrasi proses produksi secara keseluruhan, meningkatkan sinergi pengadaan, mengintegrasikan aspek keuangan termasuk proses akuntansi, perpajakan dan struktur permodalan,” tulis perseroan.


TERKINI