BNI Syariah

Kinerja Positif BNI Syariah Sepanjang 2019

07 Februari 2020

Moneter.id - BNI Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp 603,15 miliar pada akhir tahun 2019. Laba itu meningkat 44,96% dibandingkan tahun sebelumnya yakni sebesar Rp 416,08 miliar.

“Kenaikan laba ini didorong oleh ekspansi pembiayaan dan kenaikan dana murah,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, Jumat (7/2/2020).

Alhasil, dengan pertumbuhan laba tersebut, BNI Syariah dapat meningkatkan rasio profitabilitas yang ditandai dengan meningkatnya Return on Equity (ROE) secara signifikan dari 10,53% menjadi 13,54%. Sementara itu, rasio Return on Asset (ROA) juga naik dari 1,42% menjadi 1,82%.

Dari sisi bisnis, BNI Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 32,58 triliun, naik 15,13% dari posisi 2018 sebesar Rp 28,30 triliun.

Komposisi pembiayaan terbesar disumbang oleh segmen konsumer sebesar Rp 15,33 triliun atau 47,1% dari total Pembiayaan. Lalu, segmen komersial sebesar Rp 8,72 triliun atau 26,8%, segmen Kecil dan Menengah sebesar Rp 6,58 triliun atau 20,2%.

Dari sisi Liabilitas, penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp 43,77 triliun pada tahun 2019. Atau naik 23,31% dibandingkan tahun 2018 sebesar Rp 35,50 triliun.

Pertumbuhan tersebut didominasi oleh peningkatan Dana Murah (Giro dan Tabungan) sebesar 39,47% sehingga meningkatkan rasio CASA dari 55,82% menjadi 63,13% di akhir 2019.



TERKINI