Logo Pegadaian

Triwulan II/2020, Pegadaian Akan Terbitkan Obligasi Berkelanjutan Senilai Rp10 Triliun

14 Februari 2020

Moneter.id - PT Pegadaian (Persero) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp10 triliun mulai triwulan II/2020.

"Izin sudah kami dapat. Nilainya mencapai Rp10 triliun dalam dua tahun, untuk tahap awal kami terbitkan pada triwulan II/2020 ini," kata Direktur Keuangan Pegadaian, Ninis Kesuma Adriani di Jakarta, Kamis (13/2/2020).

Kata Ninis, obligasi ini dirancang untuk kebutuhan pendanaan perusahaan dalam 2 tahun ke depan. Untuk tahap awal obligasi akan ditawarkan kepada investor pada April 2020.

“Emisi awal obligasi berkelanjutan ini disiapkan senilai Rp4 triliun. Perusahaan merancang dapat meluncurkan ke pasar pada April mendatang,” ucapnya.

Untuk kelancaran peluncuran obligasi berkelanjutan ini, Pegadaian telah menunjuk lima sekuritas sebagai penjamin emisi efek. Sekuritas ini terdiri dari empat perusahaan yang terafiliasi dengan badan usaha milik negara dan satu manajer investasi dari swasta.

Para manajer investasi ini yakni Mandiri sekuritas, Danareksa Sekuritas, Bahana Sekuritas, BNI Sekuritas, dan Indopremier. Ninis menyebutkan, obligasi ini akan dilepas dalam beberapa pilihan tenor yakni 1 tahun, 3 tahun, dan jangka panjang 5 tahun.

“Penentuan tenor obligasi ini akan diputuskan tergantung kondisi pasar surat utang ke depan,” katanya.

Dana dari obligasi ini, katanya sebagian digunakan untuk membayar surat utang jatuh tempo senilai Rp2,3 triliun. Selain itu juga digunakan untuk modal kerja.

”Kita sedang mempercantik diri agar ketika dilepas, maka harga yang ditawarkan bisa tinggi," ujar Direktur Utama Pegadaian, Kuswiyoto.

Jelas Kuswiyoto, saat ini sudah banyak investor yang mengantre untuk membeli saham Pegadaian. Namun, perusahaan lebih memilih menguatkan berbagai program agar bisa membuat investor lebih tertarik.

”Program yang dikembangkan di antaranya adalah saham emas, digitalisasi, dan lainnya yang mendukung usaha, termasuk dari anak perusahaan," katanya.

Perlu diketahui, PT Pegadaian (Persero) mencatatkan kinerja sepanjang 2019 dengan meraup laba bersih sebesar Rp 3,1 triliun atau tumbuh 12% dan membukukan outstanding pembiayaan (OSL) sebesar Rp 50,4 triliun atau tumbuh 23,3% di atas rata rata industri nasional.

Sementara, kredit macet atau NPL gross sebesar 1,75% dan total realisasi pembiayaan sebesarRp145,6 triliun dan non pembiayaan sebesar Rp4,7 triliun.

Kinerja tersebut, didorong oleh sejumlah produk inovatif berbasis digital yang diluncurkan perseroan dan agresivitas dalam menjalin sinergi dan kolaborasi dengan ratusan mitra di Tanah Air.

Perseroan juga berhasil membukukan pendapatan usaha sebesar Rp17,7 triliun, naik 39,3% dibandingkan dengan tahun 2018 sebesar Rp12,7 triliun. Untuk aset sepanjang 2019, Pegadaian mencatata peningkatan sebesar 23,7%, menjadi Rp65,3 triliun dari tahun sebelumnya Rp 52,8 triliun.


TERKINI