Karen Agustiawan

MA Vonis Lepas Mantan Dirut Pertamina dari Kasus Korupsi Kilang Minyak Blok BMG

09 Maret 2020

Moneter.id - Mahkamah Agung (MA) memvonis lepas Mantan Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Karen Agustiawan dari kasus korupsi kilang minyak blok Basker Manga Gummy (BMG) di Australia pada 2009 yang diduga merugikan negara sebesar Rp568 miliar. 

Majelis hakim MA yang terdiri dari Suhadi sebagai Ketua Majelis pun Abdul Latif, Krisna Harahap, M Askin dan Sofyan Sitompul memutuskan Karen tidak terbukti terlibat.

“Sudah putus. Vonis lepas, onslag,” kata anggota majelis hakim MA, Krisna Harahap dikutip Kumparan Senin (9/3/2020). 

Katanya, vonis lepas diputuskan atas pertimbangan bahwa apa yang terjadi dalam kegagalan Pertamina mengakuisisi 10% saham BMG senilai USD31,5 juta merupakan business judgment rule, sehingga majelis halim menilai kasus tersebut bukan tindak pidana. 

“Karena oil company perusahaan yang penuh risiko. Ya kalau misal rugi tidak berarti otomatis kerugian keuangan negara,” tegas Krisna.

Sebelumnya, Karen Agustiawan dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tipikor Jakarta dalam kasus akusisi blok BMG. Ia divonis selama 8 tahun penjara. Putusan itu dikuatkan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta di tingkat banding. 

Sementara, beberapa terdakwa lainnya seperti eks Direktur Keuangan Pertamina, Ferederick Siahaan dan eks Manager Merger and Acquisition Pertamina, Bayu Kristanto juga sudah divonis lepas.


TERKINI