Ilustrasi kartu kredit | Foto: Ist

Kartu Kredit Syariah Layak Dipertimbangkan, Ini Alasannya

09 Maret 2020

Moneter.id - Kartu kredit syariah merupakan kartu kredit yang menjunjung tinggi nilai-nilai syariah, serta mendasarkan ideologi perbankannya pada prinsip-prinsip dalam ajaran Islam.

Kartu kredit syariah diatur dalam ketentuan Umum fatwa Dewan Syariah Nasional-Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI) No. 54/DSN-MUI/X/2006, yang mengatur tentang Kartu Kredit Syariah.

Dengan adanya kartu kredit jenis syariah masyarakat kini lebih mudah dalam bertransaksi secara syariah yang sesuai dengan ideologi yang dianut masing-masing individu di masyarakat luas. 

Dikutip dari laman Cermati.com, Senin (9/3/2020) terdapat beberapa alasan mengapa kartu kredit syariah ini layak untuk Anda pertimbangkan.

1. Bebas Bunga

Berbeda dengan kartu kredit konvensional yang menerapkan bunga sekaligus denda yang ditanggung nasabah. Kartu kredit bank syariah sama sekali tidak membebankan bunga pada nasabahnya. Sebagai ganti bunga tersebut, nasabah akan dikenai denda saja. 

Denda yang didapatkan dari nasabah kartu kredit bank syariah tidak akan dimasukkan ke kantong kas di bank seperti pada kartu kredit konvensional.

Denda tersebut akan dikumpulkan kemudian dihibahkan untuk kegiatan kemanusiaan yang sangat penting. Secara tidak langsung, Anda juga ikut membantu orang yang kurang mampu jika membayar denda dari kartu kredit syariah.

2. Menggunakan Prinsip Sesuai Syariat Islam

Sesuai dengan namanya. Prinsip tersebut mulai dari qardh (pinjaman) kafalah (penjamin), sharf (transaksi dengan mata uang asing)dan ijarah (iuran tahunan).

Segala prinsip yang ada tersebut sesuai dengan syariat Islam sehingga tidak akan dianggap riba. Banyak orang yang menjalankan hidup syari namun ragu untuk menggunakan kartu kredit konvensional karena bunga yang ada terbilang riba.

Dengan adanya kartu kredit syariah ini, maka Anda yang memiliki gaya hidup syari masih bisa memanfaatkan kemudahan kartu kredit. 

3. Memberikan Biaya Lebih Rendah

Kartu kredit syariah memberikan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan kartu kredit konvensional. Hal ini sendiri masih ada kaitannya sama akad ijarah. 

Akad ijarah merupakan iuran rutin dan harus dibayarkan oleh pemegang kartu sebagai bentuk imbalan atas jasa yang diberikan oleh penerbit kartu kredit.

Bank syariah biasanya menetapkan biaya tersebut berdasarkan dengan nilai transaksi. Jadi besar biaya atau fee yang akan dibayarkan berbeda setiap bulannya. Tentu saja semakin banyak transaksi yang dilakukan maka biaya yang harus dibayarkan akan semakin besar.

Meski besar, biaya tersebut nominalnya masih lebih rendah dibandingkan dengan biaya yang harus Anda bayarkan pada kartu konvensional. Hal ini cukup membantu Anda yang keberatan dengan biaya dari kartu konvensional.

4. Banyak Fasilitas

Kartu kredit syariah sekarang ini banyak memberikan fasilitas yang sama dengan kartu kredit konvensional. Misalnya bayar listrik, bayar tagihan air, bayar telepon, beli tiket pesawat, booking hotel, hingga belanja di supermarket atau merchant.

Namun perlu diketahui, kartu kredit syariah tidak bisa digunakan untuk membeli barang atau jasa yang tidak diperbolehkan dalam agama Islam.

Contohnya yaitu membeli minuman alkohol. Hal ini bisa sekaligus menghindarkan Anda dari berbagai perilaku yang dilarang oleh Islam. 

Keuntungan dari Kartu Kredit Syariah

Selain sistemnya sesuai dengan syariat agama Islam, kartu kredit syariah juga memberikan banyak keuntungan lainnya, mulai dari promo belanja, potongan harga, cashback dan lainnya.

Keuntungan ini tentunya bisa membuat penggunanya menjadi lebih hemat lagi dalam pengeluaran keuangan.

Namun, tetaplah gunakan kartu kredit syariah dengan bijak, mulai dari pembelian barang hingga bayar tagihan kartu kreditnya. Jika tidak dikontrol dengan baik, maka bisa saja menimbulkan tagihan utang yang menumpuk.

 


TERKINI