Foto: Ist

Tarif Ojol Jabodetabek Naik Rp225 per Kilometer

10 Maret 2020

Moneter.id - Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengumumkan bahwa tarif ojek daring untuk zona II di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) resmi naik sebesar Rp225 per kilometer. Kenaikan ini akan berlaku mulai 16 Maret 2020 mendatang.

“Angka rata- rata tarif yang disetujui kenaikannya oleh masyarakat dalam hasil survei adalah sebesar Rp225 per kilometernya,” jelas Dirjen Budi di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Katanya, penyesuaikan biaya jasa ojek online ini, khusus Zona II Besaran Biayanya menjadi biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.250 per kilometer; biaya jasa batas atas sebesar Rp2.650 per kilometer; dan biaya jasa minimal dengan rentang biaya jasa antara Rp9.000 - Rp10.500.

“Sebagai kompensasi atas kenaikan itu, masyarakat meminta ada perbaikan di pelayanan terutama pada aspek keselamatan dan keamanan. Karena perlu adanya penyesuaian algoritma dari masing-masing aplikator, kami menyiapkan aturan pengganti regulasi yang lama. Paling lama 16 Maret sudah dapat dijalankan oleh aplikator yang sudah ada sekarang ini. Setelah tanggal 16 Maret, saya akan melakukan evaluasi terhadap tarif,” papar Budi.

Sementara, Chief Public Policy and Government Relations Gojek Shinto Nugroho menyatakan mendukung kebijakan ini. Pada prinsipnya kami senantiasa mematuhi pedoman biaya jasa yang diterapkan Pemerintah.

“Kami dari Gojek pun berusaha meningkatkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna. Kami juga telah melakukan bebrbagia hal untuk meningkatkan keamanan dengan number masking, dan share your trip,” jelas Shinto.


TERKINI