Foto: Ist

Menteri BUMN Perintahkan 12 Perusahaan Pelat Merah Buyback Saham Hingga Rp8 Triliun

10 Maret 2020

Moneter.id - Menteri BUMN Erick Thohir memerintahkan 12 perusahaan BUMN untuk membeli kembali atau  buyback saham perusahaan yang beredar di publik. Hal ini terkait merosotnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 6,58 persen atau 361,73 poin ke posisi 5.136 pada perdagangan Senin (9/3).

Keduabelas perusahaan BUMN tersebut berasal dari tiga sektor, yakni perbankan, konstruksi, dan pertambangan seperti,  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.

Lalu, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Aneka Tambang Tbk, PT Bukit Asam Tbk, dan PT Timah Tbk.

“Kementerian BUMN telah berkoordinasi dengan 12 perusahaan tersebut. Nilainya sekitar Rp7 triliun-Rp8 triliun yang akan dilakukan dibeli kembali," kata Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Kata Arya, pelaksanaan aksi korporasi itu diserahkan kepada masing-masing perusahaan. Beberapa BUMN merasa nilai fundamental perseroan lebih tinggi dari nilai transaksi di pasar. "Mudah-mudahan bisa memperbaiki kinerja market kita terhadap isu yang ada," jelasnya.


TERKINI