Ilustrasi | Foto: Ist

Belanja Iklan Tumbuh 10 Persen Periode 2019, Televisi Mendominasi

11 Maret 2020

Moneter.id - Hasil survey Nielsen Advertising Intelligence (Ad Intel) yang dirilis hari ini, Rabu (11/3/2020) oleh Nielsen Media Indonesia menyatakan belanja iklan tahun 2019 bertumbuh 10% dibandingkan dengan 2018Total belanja iklan tahun lalu baik di media televisi, radio maupun cetak mencapai Rp168 triliun berdasarkan gross rate card.

Televisi masih mendominasi 85% porsi belanja iklan dengan angka lebih dari Rp143 triliun, tumbuh 14% dibandingkan 2018. Sementara itu belanja iklan media cetak mencapai lebih dari Rp22 triliun dan total belanja iklan radio mencapai Rp1,7 triliun,” tulis Nielsen disiaran pers yang diterima Moneter.id, Rabu (11/3/2020).

Baca juga: Ini Solusi Nielsen Bantu Perusahaan Media dan Pengiklan Lakukan Penetrasi

Sepanjang tahun 2019, tulisnya, kategori Layanan Online menjadi penyumbang belanja iklan terbesar dengan total belanja iklan Rp10,3 triliun dan tumbuh 2%. Kategori Perawatan Rambut berada di urutan kedua dan tumbuh 17% dengan total belanja iklan mencapai Rp9,2 triliun.

Pengiklan terbesar ketiga adalah kategori Pemerintahan dan Organisasi Politik dengan belanja iklan sebesar Rp8,8 triliun. Pengiklan terbesar selanjutnya adalah kategori Perawatan Wajah dengan belanja iklan sebesar Rp8,1 triliun, tumbuh signifikan 41% dibandingkan tahun 2018.

Baca juga: Nielsen Perluas Pengukuran Iklan YouTube di Desktop dan Mobile Web Browser Ke 26 Negara

Disusul oleh kategori Rokok Kretek dengan belanja iklan mencapai Rp7,2 triliun dengan pertumbuhan 24%.

Asal tahu saja, sejak kuartal III/2018, Nielsen telah mengukur belanja iklan digital untuk Top 200 situs lokal dan 18 saluran YouTube. Total belanja iklan digital di 2019 mencapai Rp13,3 triliun. Disandingkan dengan belanja iklan media lainnya, Digital menyumbang 7% dari total belanja iklan yang mencapai Rp181 triliun.

 


TERKINI