Ilustrasi Sensus Penduduk 2020 | Foto: Ist

BPS: Sensus Penduduk Online Diperpanjang Hingga Akhir Mei 2020

01 April 2020

Moneter.id – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan perpanjangan masa pengisian formulir Sensus Penduduk (SP) Online dari awalnya15 Februari-31 Maret 2020 menjadi 15 Februari-29 Mei 2020. Hal ini imbas karena adanya penyebaran virus corona atau covid-19. 

Bersamaan dengan perpanjangan masa pengisian formulir SP Online, maka BPS turut memperpanjang masa wawancara berkaitan dengan sensus. Semula, jadwalnya 1-31 Juli 2020, kini berubah menjadi 1-30 September 2020.

"Berkaitan dengan pandemi covid-19, kami melakukan penyesuaian jadwal sensus penduduk," kata Kepala BPS Suhariyanto di Jakarta, Rabu (1/4/2020). 

Katanya, perpanjangan masa wawancara dilakukan karena BPS perlu mengolah data sensus yang sudah masuk.

Baca juga: Sensus Penduduk 2020 Secara Online Dimulai Malam Ini Pukul 00.00 WIB

Selain itu, masih ada tahapan penyiapan daftar penduduk dan pelatihan semua instruktur dari nasional hingga daerah, serta petugas lapangan. "Kami sedang mengkaji alternatif untuk melakukan pelatihan online," ucapnya. 

Meski demikian, perubahan jadwal sensus penduduk sejatinya tidak hanya terjadi di Indonesia. Sebab, ada beberapa negara lain di dunia yang seharusnya juga menyelenggarakan sensus penduduk pada tahun ini. 

"Negara-negara itu juga mengambil langkah modifikasi jadwal, misalnya Panama jadi dilaksanakannya tahun depan. Saudi Arabid dihentikan sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Begitu juga, Amerika Serikat memperpanjang waktu sensus penduduknya," katanya.

Sementara data BPS mencatat setidaknya sudah ada 33,5 juta penduduk Indonesia yang mengikuti SP Online 2020 melalui web sensus.bps.go.id. Jumlah ini berkisar 12,5% dari total populasi Indonesia.  "Kami berharap BPS setidaknya bisa mencapai 20% - 22% penduduk melalui SP Online, itu akan bagus sekali," ujar Suhariyanto.


TERKINI