Web Modalku

Raih Pendanaan Seri C Rp625 Miliar, CEO Modalku: Bersyukur Investor Masih Percaya

24 April 2020

Moneter.id – Grup Modalku menerima pendanaan Seri C sebesar USD 40 juta atau setara Rp625 miliar dari investor-investor terdahulu yang telah bergabung serta investor baru yang belum bisa diumumkan namanya.

Co-Founder & CEO Modalku, Reynold Wijaya, mengatakan di tengah pandemi covid-19, pihaknya bersyukur mendapatkan kepercayaan dari para investor untuk mengembangkan perusahaan.

“Pendanaan ini tentunya akan mendukung strategi perusahaan dan menjadi motivasi bagi kami untuk tetap mendukung UMKM dalam bertumbuh terutama di masa krisis seperti sekarang ini,” ucapnya, Kamis (23/4/2020).

Sebelumnya, Modalku telah meraih pendanaan Seri B di tahun 2018 senilai USD 25 juta yang didukung oleh SoftBank Ventures Korea, Sequoia India, Alpha JWC Ventures, dan Golden Gate Ventures.

Seperti diketahui, pandemi covid-19 telah menyebabkan beberapa sektor bisnis UMKM ikut terkena dampaknya, termasuk beberapa UMKM yang menjadi peminjam di Modalku.

Salah satu pengalokasian pendanaan ini akan digunakan untuk mendukung UMKM yang saat ini terdampak COVID-19 melalui opsi restrukturisasi serta meningkatkan inovasi ke sektor-sektor yang sedang membutuhkan, seperti sektor kesehatan.

Modalku telah menerapkan dua pendekatan dalam menerapkan restrukturisasi, yaitu proaktif dimana Modalku menawarkan skema restrukturisasi kredit sesuai dengan kondisi performa bisnis UMKM secara berkala, dan kolaboratif, dimana Modalku mengakomodasi skema pembayaran yang diajukan peminjam.

Perdagangan eceran menjadi sektor bisnis yang cukup terkena dampak covid-19. Namun sampai saat ini, masih kurang dari 1% peminjam aktif di Modalku yang mengajukan restrukturisasi.

Pendanaan Seri C ini juga turut mendukung Modalku untuk terus berinovasi dalam meningkatkan user experience dan manfaat dari pengguna Modalku, baik dari sisi peminjam maupun pemberi pinjaman.

Sebagai langkah untuk meningkatkan kepercayaan terutama di kondisi ini, Modalku secara aktif mengkomunikasikan penyesuaian yang dilakukan terhadap pinjaman yang didanai oleh pemberi pinjaman tertentu.

Penyesuaian tersebut akan berpengaruh terhadap portofolio pemberi pinjaman, seperti waktu dan jumlah pinjaman yang akan dikembalikan. Modalku akan berusaha mengambil langkah-langkah solutif agar pemberi pinjaman terhindar dari dampak covid-19.

Dalam kondisi seperti sekarang ini, Modalku masih menunjukkan portofolio yang cukup baik, dimana tingkat gagal bayar (NPL) Modalku di Indonesia berada di angka 0,8% dari jumlah penyaluran pinjaman di Indonesia.

Informasi, Grup Modalku telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp 14 Triliun kepada UMKM di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Modalku di Indonesia sendiri menyumbang kira-kira 60% dari total penyaluran pinjaman.


TERKINI