Emerging Markets Property Group (EMPG)

Perkuat Pasar Asia Tenggara, EMPG Akuisisi Lamudi.co.id

12 Mei 2020

Moneter.id –  Emerging Markets Property Group (EMPG) resmi mengakuisisi Lamudi Global, grup portal properti yang memiliki cabang di Indonesia, Filipina, dan Meksiko.

“Kami dengan senang menyambut tim Lamudi Global ke keluarga EMPG. Lamudi Global membawa banyak pengalaman dan pengetahuan dalam properti online, dan kami sangat menghargai orang-orang yang telah berkecimpung dalam bisnis ini sejak awal,” kata CEO EMPG Imran Ali Khan, Selasa (12/5/2020).

Katanya, bekerja sama dengan tim Lamudi Global dapat terus memajukan bisnis properti online dan EMPG akan memberikan dukungan strategis, teknologi, dan keuangan sesuai kebutuhan.

Khan juga menambahkan bahwa akuisisi ini menandakan niat EMPG untuk lebih fokus pada Asia Tenggara selain wilayah lainnya.

“Tujuan akuisisi ini untuk memperkuat kehadiran kami di Asia Tenggara. Kawasan ini memiliki pasar yang ramai dan potensi luar biasa, dan kami berharap dapat memberikan pengalaman terbaik bagi para pelaku bisnis properti, ” kata Khan.

Sementara, Mart Polman, Managing Director Lamudi.co.id, mengatakan ekspansi EMPG ke wilayah ini akan meningkatkan standar bagi para pemain properti online di Indonesia.

“EMPG telah membangun bisnis yang sangat sukses di banyak negara, mereka memiliki kemampuan yang baik untuk mengelola bisnis portal properti dan memiliki teknologi yang canggih yang diharapkan dapat membantu Lamudi.co.id agar dapat semakin berkembang,” katanya.

EMPG merupakan salah satu grup portal properti terkemuka di wilayah Timur Tengah, Asia Selatan dan Asia Tenggara yang memiliki dan mengoperasikan Bayut di UEA, Arab Saudi dan Yordania, Zameen di Pakistan, Bproperty.comdi Bangladesh, dan Mubawab di Maroko dan Tunisia, serta salah satu marketplace terbaik di Thailand, Kaidee, yang baru saja diakuisisi pada Februari.

Selain itu, EMPG juga memiliki dan mengoperasikan Dubizzle di UEA, OLX Pakistan, OLX Mesir and OLX Lebanon, di samping beberapa platform OLX lainnya di negara-negara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).


TERKINI