Foto: Istimewa

Pendapatan Blue Bird Turun 9,37 Persen Hingga Kuartal I-2020

15 Mei 2020

Moneter.id – PT Blue Bird Tbk (BIRD) membukukan pendapatan neto sebesar Rp 885,18 miliar hingga kuartal I-2020. Pendapatan ini menurun 9,37% apabila dibandingkan dengan periode sama tahun 2019 yang memperoleh Rp 976,75 miliar.

Dalam laporan keuangan perseroan mengatakan, perolehan pendapatan neto sepanjang periode triwulan I/2020 terdiri dari pihak ketiga kendaraan taksi yang memperoleh Rp 692,07 miliar, sewa kendaraan Rp 201,77 miliar, sewa gedung Rp 1,17 miliar dan komisi lelang Rp 1,81 miliar.

“Perseroan mencatatkan beban langsung di kuartal I-2020 sebesar Rp 678,92 miliar, turun sebanyak 3,67% dari periode sama tahun lalu yang mendapatkan Rp 704,82 miliar,” tulis manajemen, Jumat (15/5/2020).

Sehingga, tulisnya lagi, laba bruto yang diperoleh perseroan hingga Maret 2020 sejumlah Rp 206,26 miliar, turun dari semula Rp 271,92 miliar.

Sementara, beban usaha perseroan mengalami peningkatan 13,05% menjadi Rp 184,78 miliar dari periode kuartal I-2019 yang mencatatkan Rp 163,45 miliar, hal ini membuat laba usaha mengalami penurunan menjadi Rp 21,47 miliar dari periode sama tahun lalu yakni Rp 108,47 miliar.

lalu, tercatatnya beban lain-lain sepanjang kuartal I-2020 sejumlah Rp 3,43 miliar dari pendapatan lain-lain di kuartal I-2019 sebesar Rp 9,54 miliar membuat laba sebelum pajak tergerus menjadi Rp 18,04 miliar dari periode sama tahun sebelumnya yang memperoleh Rp 118,01 miliar.

Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk juga mengalami penurunan sebesar 84,51% menjadi Rp 13,74 miliar dari periode sama tahun lalu yakni Rp 88,75 miliar.

Secara total aset, di kuartal I-2020 membukukan peningkat 3,77% menjadi Rp 7,70 triliun dibandingkan periode 31 Desember 2019 Rp 7,42 triliun. Total liabilitas juga mengalami peningkatan menjadi Rp 2,28 triliun dari semula Rp 2,01 triliun, dan total ekuitas mencatatkan Rp 5,42 triliun dari akhir tahun lalu Rp 5,40 triliun. 


TERKINI