BSD City

Kantongi Rp1,79 Triliun di Kuartal I/2020, Marketing Sales BSD Naik 9,8 Persen

21 Mei 2020

Moneter.id – PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) membukukan pendapatan pra penjualan atau marketing sales sebesar Rp 1,79 triliun di kuartal I/2020. Pencapaian ini naik 9,8% bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 1,63 triliun.

"Kinerja marketing sales ini ditopang oleh beberapa peluncuran produk baru sepanjang tiga bulan pertama tahun ini, yakni empat produk residensial dan dua produk komersial serta penjualan lahan," kata Direktur Bumi Serpong Damai, Hermawan Wijaya, Rabu (20/5/2020) .

Katanya, penjualan residensial pada kuartal I/2020 tercatat Rp 1,06 triliun atau berkontribusi 59% terhadap total marketing sales BSD.

Realisasi tersebut berasal dari penjualan kluster Mozia, Savia, Greenwich, Vanya Park, Fleekhauz, Nava Park, The Zora di BSD City serta Grand Wisata Bekasi.

Sementara itu, penjualan dari produk komersial mencapai Rp 734 miliar atau berkontribusi 41% terhadap total marketing sales.

Lanjutnya, penjualan ini ditopang oleh penjualan lahan komersial sebesar Rp 525 miliar yang sebagian besar berasal dari lahan di BSD City, diikuti oleh penjualan strata title sebesar Rp 76 miliar yang ditopang dari proyek Apartemen South Gate di Jakarta Selatan, The Elements di Jakarta Selatan, Akasa dan Upper West di BSD City.

“Penjualan ruko sebesar Rp 133 miliar di ruko ICE Business Park dan North Point – Nava Park di BSD City. “BSD City masih memberikan kontribusi terbesar terhadap total marketing sales yaitu 72%, Grand Wisata sebesar 10% dan diikuti masing-masing oleh Nava Park 6%, The Zora 4%, Kota Wisata 3% dan Taman Banjar Wijaya 2%,”kata Hermawan.

Hermawan mengatakan, BSDE akan terus melanjutkan penjualan berupa proyek-proyek yang telah berjalan sepanjang tiga bulan pertama ini. Selain itu, BSDE tengah gencar memasarkan program Move in Quickly (MIQ) untuk memasarkan produk-produk yang ready stock atau under construction, untuk mengejar target marketing sales 2020.

Program MIQ ini menawarkan berbagai kemudahan dan promosi yang akan menarik bagi para konsumen,” jelasnya.

Asal tahu saja, pada 2020, BSDE menargetkan pertumbuhan pra penjualan atau marketing sales sebelas persen menjadi Rp7,2 triliun.

“Perseroan bakal mengandalkan segmen residensial sebagai kontributor utama marketing sales pada tahun ini. Kontribusi segmen ini diharapkan mencapai 58% atau Rp4,2 triliun,” jelas Hermawan. 

Sementara itu, proyek komersial diharapkan menyumbang 28% dan sisanya 14% dari penjualan lahan dalam kerja sama joint venture dengan mitra strategis.

“Secara geografis proyek utama di BSD City dipatok bisa berkontribusi 58%. Pasalnya, ada sejumlah proyek baru yang siap diluncurkan pada pengembangan fase I dan II,” tungkasnya. 

Beberapa proyek tersebut di antaranya adalah Tabebuya, Zena, The Zora, Nava Park, Savia dan Mozia. Di samping itu, emiten bersandi saham BSDE itu menargetkan penjualan lahan komersial di BSD City senilai Rp800 miliar.


TERKINI