Ilustrasi tender | Foto: Istimewa

Menteri BUMN: Proyek Dibawah Rp14 Miliar untuk UMKM, Plat Merah Dilarang Ikut Tender!

29 Mei 2020

Moneter.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyatakan proyek di bawah Rp14 miliar diprioritaskan untuk Usaha Kecil Menengah Mikro (UMKM).

“Perusahaan pelat merah dilarang mengikuti tender proyek di bawah Rp14 miliar,” katanya, Jumat (29/5/2020).

Jelas Erick, Perusahaan BUMN tidak ada lagi yang masuk ke situ (proyek dibawah Rp14 miliar-red). “Pemerintah ingin pembangunan infrastruktur di Indonesia tak tersentralisasi di BUMN atau pihak swasta berskala besar,” ucapnya.

Seperti diketahui, dalam Peraturan Presiden tentang Pengadaan Barang dan Jasa, BUMN tidak dilarang mengerjakan proyek konstruksi antara Rp50 miliar sampai dengan Rp100 miliar.

Pasalnya, pada realisasinya, banyak pengusaha nasional yang mengeluhkan dominasi BUMN dalam proyek infrastruktur yang sedang digenjot pemerintah.

Lanjut Erick, proyek bernilai kecil harus diprioritaskan bagi pengusaha swasta nasional berskala kecil ke depan. “Kementeriannya juga telah melakukan pemetaan agar belanja modal perusahaan milik negara diprioritaskan untuk proyek yang dikerjasamakan dengan UMKM,” ujarnya.

Erick menyampaikan bahwa BUMN fokus untuk merampungkan penugasan proyek strategis nasional (PSN) yang jadi penugasan dari pemerintah.

“Tujuannya, agar rantai pasok (supply chain) Indonesia terus membaik dan perekonomian dapat pulih lebih cepat usai pandemi covid-19,” paparnya.

Selain itu, tambah Erick, pemerintah juga fokus untuk mendorong investasi asing untuk bisa dikerjasamakan dengan perusahaan-perusahaan swasta nasional dalam waktu ke depan. "Yang penting kita jangan hanya jadi pasar," tutupnya.


TERKINI