Ilustrasi | Foto: Istimewa

MenKop UKM: HKI UMKM Jadi Kekuatan Daya Saing Hadapi Kekuatan Pebisnis Besar

23 Juni 2020

Moneter.id – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, diperlukan perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap inovasi dan kreativitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Hal ini untuk meningkat dalam menghadapi kekuatan bisnis lain yang lebih besar.

“Masih sedikit yang mengajukan permintaan untuk dapatkan HKI, baik hak cipta, hak merek, indikasi geografis, rahasia dagang, dan desain. Padahal ini penting untuk daya saing UMKM,” katanya di Jakarta, Selasa (23/6/2020).

Menurutnya, kekuatan UMKM bukan hanya pada kekuatan modalnya, tapi juga pada inovasi dan kreativitasnya. Kalau ini dilindungi, akan jadi kekuatan daya saing UMKM dalam menghadapi kekuatan pebisnis lain.

Jelas Teten, Kementeriannya bersama Kementerian Hukum dan HAM akan terus melakukan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan, tentang pentingnya melindungi hak intelektual.

“Kami juga mempermudah prosedur akses pendaftaran HKI. Masalah tarif bisa dibicarakan, agar harganya terjangkau bagi UMKM,” kata Teten. 

Teten mengaku, sejak tahun 2015 KemenKopUKM telah memfasilitasi 10.484 UMKM untuk mendapatkan HKI, baik hak cipta, maupun hak-hak lainnya. Selain itu, juga memberikan pendampingan teknis, melalui klinik konsultasi, pendampingan pemberkasan formulir pendaftaran, hingga surat sanggahan, dan mendorong UMKM menyusun strategi bisnis.

“Yang harus dioptimalkan adalah kerja sama pendampingan UMKM untuk mendapatkan hak cipta,” tegasnya.

Tegas Teten, UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional, karena 99% pelaku usaha adalah UMKM, yang menyumbang sebesar 60% bagi Produk Domestik Bruto (PDB), dan menyerap hingga 97% tenaga kerja. “Saya berharap, di tengah pandemi, UMKM tetap dapat menjadi tulang punggung ekonomi,” pungkasnya.




TERKINI