Ilustrasi gedung Antam | Foto: Istimewa

PT Aneka Tambang Catat Rugi Bersih Rp281,83 Miliar di Kuartal I/2020

30 Juni 2020

Moneter.id - PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp281,83 miliar di kuartal I/2020. Catatan ini meningkat jika dibandingkan dengan periode yang sama sebesar Rp176,1 miliar.

Keterangan resmi perseroan di Jakarta, Senin (29/6), perseroan mencatatkan penjualan sebesar Rp5,2 triliun, turun 16,35% dibanding akhir Maret 2019 yang tercatat sebesar Rp6,2 triliun.

“Kontribusi penjualan ekspor sebesar Rp 1,37 triliun atau 26% dari total penjualan,” tulis perseroan.

Perseroan menyebutkan, emas merupakan kontributor terbesar pendapatan dengan kontribusi sebesar Rp 3,97 triliun atau 76% dari total penjualan. Sedangkan feronikel merupakan kontributor terbesar kedua dengan kontribusi sebesar Rp 969,95 miliar atau 19% dari total penjualan pada kuartal I/2020.

Di tengah volatilitas tren penurunan harga komoditas nikel global dan fluktuasi penguatan nilai tukar dolar AS yang signifikan terhadap kurs rupiah sepanjang kuartal I/2020 membuat ANTM mengalami rugi selisih kurs yang diserap sebesar Rp 362 miliar.

Hal itu turut mempengaruhi capaian profitabilitas ANTM. Pada kuartal I/2020 perusahaan ini membukukan rugi periode berjalan sebesar Rp 281,84 miliar.

Sementara, EBITDA perseroan mencapai Rp 34 miliar di kuartal I/2020. Disebutkan, posisi keuangan ANTAM yang solid tercermin pula dari perolehan Corporate Credit Rating S&P Global ANTAM tahun 2020 di mana Antam dapat mempertahankan capaian rating B/outlook stable.

Perseroan juga mengungkapkan, beban pokok penjualan tercatat Rp4,64 triliun atau turun 12,5% dibanding kuartal I/2019 sebesar Rp5,3 triliun.

Ditambah, beban keuangan  sebesar sebesar Rp1,87 triliun, naik 6.882% dibanding kuartal I 2019 sebesar Rp17,01 miliar. Pada sisi ekuitas tercatat Rp18,02 triliun,  turun 0,6% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp18,13 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp12,74 triliun atau mengalami peningkatan 5,6% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp12,06 triliun.   

Untuk aset, perseroan tercatat senilai Rp30,77 triliun, naik 1,92% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp30,19 triliun. Kemudian kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp18,86 miliar,  membaik dibandingkan kuartal I/2019, yang tercatat minus Rp933 miliar.   

Dalam kondisi volatilitas industri pertambangan global sepanjang kuartal I-2020 serta pembatasan aktivitas perdagangan internasional sebagai akibat pandemi Covid-19, ANTM mampu menjaga kinerja produksi dan penjualan komoditas utama tetap solid.

Di kuartal I/2020, produksi feronikel ANTM mencapai 6.315 ton nikel dalam feronikel (TNi) dengan tingkat penjualan mencapai 6.379 TNi.


TERKINI