Telkom Indonesia

Valuasi Turun Saat Pandemi, MDI Ventures Siap Beri Pendanaan ke Sejumlah Start Up

06 Juli 2020

Moneter.id – Perusahaan modal ventura MDI Ventures, siap memberikan pendanaan kepada 3-4 start up atau perusahaan rintisan dalam waktu dekat.

Kata Managing Partner of MDI Ventures Singapore Kenneth Li, banyak valuasi start-up yang turun saat pandemi Covid-19 “Kami akan selalu selektif dalam pemilihan start-up baru,” jelasnya, Minggu (5/7/2020).

Menurut Kenneth, pihaknya merasa perlu lebih agresif mendukung start-up yang dinilai bagus dan sedang kesulitan pendanaan. Perseroan pun sebisa mungkin terlibat pendanaan pada start-up dalam negeri.

Dalam waktu dekat, lanjut Kenneth, perseroan akan ambil bagian dalam pendanaan start-up mulai dari seed funding hingga seri B. Pihaknya belum dapat menyebut secara terperinci start-up di sektor apa yang bakal didanai.

Pada Juni lalu, start-up bidang furnitur, Fabelio, mengantongi pendanaan seri C sebesar US$ 9 Juta. Suntikan dana segar itu dipimpin oleh perusahaan modal ventura asal Taiwan, AppWorks, Endeavour Catalyst, dan MDI Ventures.

Kemudian pada April, start-up bidang teknologi asuransi di Asia Tenggara, Qoala, menerima pendanaan seri A senilai US$ 13,5 juta dari Centauri Fund, yang merupakan joint venture fund antara Telkom dan Kookmin Bank asal Korea Selatan.

Adapun Qoala dan Fabelio masing-masing tercatat sebagai portofolio MDI Ventures yang ke-40 dan 41.

Selain pendanaan untuk start up, perseroan juga tengah melakukan finalisasi peluncuran Telkom Fund II senilai US$ 300-500 juta.

Saat ini, proses peluncuran Telkom Fund II hanya menunggu proses administrasi di Kementerian BUMN. Artinya, program tersebut telah berhasil melalui proses internal Telkom. Telkom Fund II diharapkan mengukir kesuksesan seperti Telkom Fund I yang diluncurkan pada 2016 senilai US$ 100 juta.

 


TERKINI