Ilustrasi | Foto: Istimewa

Pembayaran Digital Naik 65 Persen Selama Pandemi Covid-19

08 Juli 2020

Moneter.id - Bank Indonesia (BI) menyatakan pembayaran digital mencatat kenaikan sebesar 65 persen selama pandemi Covid-19. Perubahan perilaku masyarakat dalam bertransaksi selama pandemi menjadi penyebab pembayaran digital (digital payment) begitu digandrungi.

Kata Asisten Gubernur Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta, Senin, (6/7/2020),  perubahan perilaku masyarakat terhadap pola transaksi terjadi lantaran adanya pengalaman konsumen (customer experience) atas pembayaran digital.

Kondisi itu membuat masyarakat menjadi biasa (customer behaviour) dalam penggunaan transaksi nontunai,” ucapnya.

Alhasil, perkembangan teknologi digital akan membuka peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sebagai new growth engine di tengah ekonomi global dan domestik yang terkontraksi.

"Ini merupakan modal untuk digitalisasi ke depan," katanya.

Ia merinci, selama pandemi covid-19 penjualan di e-commerce naik 26 persen dari rata-rata penjualan bulanan pada kuartal II/2019. Nilai penjualan yang dibukukan industri e-commerce pun mencapai USD2,4 miliar atau setara Rp34,56 triliun (kurs Rp14.400 per USD).

Transaksi harian di e-commerce pada April 2020 juga tercatat naik menjadi 4,8 juta transaksi, dari 3,1 juta transaksi rata-rata pada kuartal II/2019.

Selain itu, katanya, konsumen baru meningkat 51 persen, dan permintaan volume melonjak lima hingga 10 kali saat pandemi. "Di sini kita lihat dua belah pihak, dari sisi supply dan demand ada peningkatan," jelas Filianingsih.

 


TERKINI