Web ABM Investama

Pendapatan ABM Investama Naik 11,62 Persen di Kuartal I-2020

09 Juli 2020

Moneter.id - PT ABM Investama Tbk (ABMM) membukukan pendapatan neto US$ 161,74 juta di kuartal I-2020. Capaian ini meningkat 11,62% (yoy) dibandingkan realisasi priode yang sama tahun lalu sebesar US$ 144,90 juta.

Perseroan menyebutkan sebagian besar pendapatan neto ABMM berasal dari segmen kontraktor tambang dan tambang batubara sebesar US$ 123,18 juta.

“Perseroan juga memperoleh pendapatan neto dari bisnis jasa logistik dan sewa kapal sebesar US$ 23,20 juta. Beban pokok pendapatan ABMM juga meningkat di kuartal I-2020 sebesar 8,50% (yoy) menjadi US$ 133,19 juta,” tulis perseroan keterangan resminya, Rabu (8/7/2020).

Sementara, beban pokok pendapatan ABMM berada di level US$ 122,75 juta pada kuartal I-2019.  Di sisi lain, ABMM mengalami penurunan beban penjualan, umum, dan administrasi sebesar 1,10% (yoy) dari US$ 12,64 juta di kuartal I-2019 menjadi US$ 12,50 juta di kuartal I-2020.

Biaya keuangan perseroan juga menyusut sebesar 9,93% (yoy) dari US$ 10,17 juta di kuartal I-2019 menjadi US$ 9,16 juta di kuartal I-2020. Hasil tersebut membuat ABMM mencetak laba bersih sebesar US$ 1,79 juta di kuartal I-2020, padahal di periode yang sama di tahun lalu emiten tersebut menderita rugi bersih sebesar US$ 199.756.

Liabilitas ABMM tercatat sebesar US$ 650,42 juta di kuartal I-2020 atau naik 6,79% (qoq) dibandingkan liabilitas di akhir tahun 2019 sebesar US$ 609,03 juta.

Di sisi lain, ekuitas perusahaan tambang batubara ini berkurang 2,34% (qoq) dari US$ 245,19 juta di akhir 2019 menjadi US$ 239,45 juta di kuartal I-2020. Adapun total aset ABMM per kuartal I-2020 sebesar US$ 889,80 juta. Jumlah ini meningkat 4,16% (qoq) dari nilai aset di akhir tahun 2019 sebesar US$ 854,22 juta.


TERKINI