Fashion Kami.

Moka - Kami. Berbagi Strategi Kepada UMKM untuk Bangkit dan Bersiap Diri di Masa Transisi

30 Juli 2020

Moneter.id - Moka, startup kasir digital di Indonesia bersama dengan bisnis ritel fesyen Kami. berbagi strategi kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk melek literasi digital guna bangkit dan mempersiapkan diri pada masa transisi dari pandemi Covid-19.

Karan Doeana, Head of Product Marketing Moka menjelaskan literasi dan pengaplikasian teknologi digital kini sudah menjadi keharusan dari UMKM untuk dapat beradaptasi.

“Memasuki kondisi shifting ini, bisnis dihadapkan pada pilihan untuk melebarkan channel secara digital, baik untuk penjualan maupun operasionalnya. Diharapkan kedepannya tidak hanya bertahan, namun bisnis juga dapat terus bertumbuh dan berinovasi,” paparnya disiaran persnya, Selasa (28/7/2020).

Berdasarkan data internal Moka, terdapat penurunan pendapatan mencapai lebih dari 40% pada outlet-outlet bisnis yang sebagian besar adalah UMKM terhitung Maret 2020. Namun saat ini, beberapa UMKM telah menunjukkan resiliensi terhadap kondisi ini dan beradaptasi dengan strategi masing-masing.

Sementara, Istafiana Candarini, co-founder Kami. mengatakan, bisnis Kami. mampu bertahan dengan baik dan menghindari pemberhentian kerja karyawan serta mempertahankan cash flow positif.

“Sejak pandemi, pelanggan cenderung memilih berbelanja melalui platform online melalui website Kami. Hal ini sedikit banyak berpengaruh terhadap bisnis, salah satunya adalah distribusi stok yang harus lebih banyak dialokasikan ke website (online),” ucapnya.

Selain itu, jika dilihat secara keseluruhan pola perilaku pelanggan pada umumnya cenderung mengalami perubahan yakni mengurangi konsumsi pembelanjaan dan memprioritaskan untuk belanja kebutuhan primer.

Katanya, di awal pandemi, Kami. juga mengajak pelanggan untuk berbagi. “Kami memberikan free ongkir untuk area Jadetabek, menggunakan layanan same-day delivery dari ojek online. Harapannya, program ini dapat membantu para driver untuk mendapatkan orderan lebih di tengah pandemi,” jelasnya.

Selain itu, jelasnya, pelanggan juga otomatis mendonasikan sebesar Rp15.000 dari setiap pembelanjaan untuk disalurkan melalui lembaga penerima donasi Dompet Dhuafa untuk para dhuafa yang kesulitan mencari pendapatan.

Lebih jauh, Istafiana menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi dalam perubahan kanal bisnis mayoritas ke online ini adalah distribusi produk ke cabang.

“Dengan menggunakan bantuan sistem POS digital dari Moka, kami dapat membantu tim pusat dalam memantau penjualan dan juga keadaan stok real time di cabang,” paparnya.

Kami. merupakan merek fashion lokal Indonesia yang menyediakan pakaian modis untuk wanita, telah beroperasi sejak tahun 2009 hingga kini memiliki 15 butik yang tersebar dari Aceh hingga Samarinda.

Kami. dikenal oleh masyarakat dengan produknya yang fokus mengeluarkan modest wear hingga menjajakan kreativitas produknya ke Singapura dan Malaysia.


TERKINI