Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)

PUPR Klaim Telah Salurkan Dana FLPP Rp7,93 Triliun

05 Agustus 2020

Moneter.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) menyatakan telah menyalurkan dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) Rp7,93 triliun per Selasa (4/8).

“per Selasa (4/8), PPDPP telah menyalurkan dana sebanyak Rp7,93 triliun untuk 78.251 unit rumah sehingga total penyaluran dari tahun 2010 hingga 2020 telah mencapai Rp52,30 triliun untuk 733.853 unit rumah,” kata Direktur Utama PPDPP Arief Sabaruddin, Selasa (4/8/2020).

Katanya, penyaluran dana FLPP pada periode yang sama ini disalurkan tertinggi oleh BTN sebanyak 39.942 unit, dilanjutkan oleh BNI sebanyak 7.682 unit, BTN Syariah sebanyak 6.591 unit, BRI Syariah sebanyak 5.275 unit, BJB sebanyak 2.990 unit.

“BRI sebanyak 2.205 unit, Bank Mandiri sebanyak 1.415 unit, Bank NTB Syariah sebanyak 1.101 unit, Bank Artha Graha sebanyak 1.027 unit, Bank Sumselbabel sebanyak 991 unit dan sisanya disalurkan oleh bank pelaksana lainnya,” ucapnya.

Sedangkan terkait aplikasi SiKasep, berdasarkan dashboard management control PPDPP per 4 Agustus 2020, tercatat telah diakses oleh 204.498 calon debitur perumahan subsidi.

Sebanyak 84.152 calon debitur sudah dinyatakan lolos subsidi checking, sementara 12.704 calon debitur sudah dalam proses verifikasi dengan bank pelaksana, 769 calon debitur sudah dalam pengajuan dana FLPP dan 78.023 debitur sudah menerima dana FLPP.

Untuk terus meningkatkan layanan kepada masyarakat, PPDPP juga melakukan survei kepuasan masyarakat. Dari 27.680 hit per Selasa (4/8) sebanyak 16.601 hit atau sebesar 58,02 persen menyatakan sangat baik aplikasi SiKasep ini, 9.686 hit menyatakan aplikasi ini baik atau sebesar 34,99 persen.


TERKINI